Connect With Us

RS Siloam Bungkam ditanya Nama Pasien yang Tewas

| Selasa, 17 Februari 2015 | 23:34

GM of Corporate Communication & CSR RS Siloam Heppi Nurfianto (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pihak RS Siloam,  Karawaci, Tangerang bungkam kepada awak media saat ditanya nama dan alamat dua korban tewas  setelah mendapat suntikan Buvanest Spinal 0,5% Heavy.

Dijelaskan GM of Corporate Communication & CSR RS Siloam, Heppi Nurfianto, Selasa (17/2). Setelah mendapat suntikan tersebut, Pasien mengalami kejang-kejang dan gatal-gatal hingga pihak medis harus membawa ke ruang ICU. Namun sayang, kedua pasien akhirnya meninggal dunia 24 jam setelah disuntik. 

 

Namun, saat dikonfirmasi terkait data dua orang pasien yang meninggal, pihak RS Siloam langsung bungkam dengan alasan menjaga privasi dan masih dilakukannya investigasi oleh pihak RS , Badan Pengawas RS, BPOM dan Kemenkes RI.

“Kami sangat menjaga privasi, dan mari kita tunggu hasil investigasi dari BPOM,” ujarnya.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill