Connect With Us

RS Siloam Bungkam ditanya Nama Pasien yang Tewas

| Selasa, 17 Februari 2015 | 23:34

GM of Corporate Communication & CSR RS Siloam Heppi Nurfianto (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pihak RS Siloam,  Karawaci, Tangerang bungkam kepada awak media saat ditanya nama dan alamat dua korban tewas  setelah mendapat suntikan Buvanest Spinal 0,5% Heavy.

Dijelaskan GM of Corporate Communication & CSR RS Siloam, Heppi Nurfianto, Selasa (17/2). Setelah mendapat suntikan tersebut, Pasien mengalami kejang-kejang dan gatal-gatal hingga pihak medis harus membawa ke ruang ICU. Namun sayang, kedua pasien akhirnya meninggal dunia 24 jam setelah disuntik. 

 

Namun, saat dikonfirmasi terkait data dua orang pasien yang meninggal, pihak RS Siloam langsung bungkam dengan alasan menjaga privasi dan masih dilakukannya investigasi oleh pihak RS , Badan Pengawas RS, BPOM dan Kemenkes RI.

“Kami sangat menjaga privasi, dan mari kita tunggu hasil investigasi dari BPOM,” ujarnya.

KAB. TANGERANG
Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill