Connect With Us

Biar Tak Kecolongan Bandar Sabu Lagi, Bupati Tangerang Dirikan Pos Pantai

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 16 Maret 2015 | 17:31

Reklamasi Pulau di Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANG-Pemkab Tangerang menyiapkan tiga pos pantai di pesisir pantai untuk mengantisipasi penyelundupan narkotika lewat jalur laut. "Untuk mengawasi 50 kilometer persisir pantai di Kabupaten Tangerang, kita akan bangun posko pantau di Kronjo, Cituis dan Teluknaga," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat pemusnahan 94.072 gram sabu-sabu hasil pengungkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Garbage Plants Bandara Soekarno -Hatta, Selasa (10/3).

Nantinya, kata Zaki, ketiga pos tersebut akan diisi oleh personel dengan dilengkapi perlengkapan dalam mengawasi aktifitas bongkar muat kapal, sehingga bisa mengungkap upaya penyelundupan narkotika.

"Namun demikian, pengawasannya tak bisa dilakukan oleh Pemkab Tangerang saja tetapi perlu melibatkan personil lainnya dan Kepolisian maupun TNI," katanya.

Maka itu, perlu adanya personel khusus yang bertugas melakukan pengawasan selama 24 jam. Diakuinya bila beberapa kali pesisir pantai di Kabupaten Tangerang kerap dijadikan sebagai tempat penyelundupan narkotika.

Misalnya saja penangkapan terbesar oleh BNN dan China National Narcotics Control Commision (NNCC) serta Hong Kong Police pada tanggal 5 Januari 2015, hingga berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dari Tiongkok melalui jalur laut sebanyak delapan kuintal sabu atau senilai Rp1,7 triliun.

"Penjagaan di pesisir pantai harus konsisten. Maka itu, kita minta tambahan personil dan alat untuk mengawasi," katanya.

Zaki juga mengungkapkan bila pesisir pantai kerap dijadikan tempat bongkar muat kapal meski tidak secara rutin. "Biasanya kapal kecil tetapi tidak menutup kemungkinan itu bagian dari penyelundupan. Maka itu, perlu ditingkatkan pengawasan," tegasnya.

Sementara Deputi Bidang Pemberantasan BNN Deddy Fauzi Elhakim mengatakan jika para jaringan narkotika lokal maupun internasional kerap melakukan penyelundupan lewat jalur laut dibanding jalur udara.

 

"Karena kuantitas yang bisa mereka bawa lebih besar lewat laut dibanding lewat bandar udara atau pelabuhan resmi," katanya.Selain itu, terdapat ribuan pelabuhan tikus atau ilegal yang ada di 17 ribu pulau di Indonesia. Hal ini, kata Deddy, menyulitkan pihaknya dalam melakukan pencegahan peredaran narkotika.

"Kita belum bisa menjangkau ribuan pelabuhan tikus tersebut. Butuh SDM dan sarana yang besar. Pengawasan perlu kerja sama dengan berbagai pihak," tukasnya.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill