Connect With Us

Penumpang Lion Air Bawa Sabu 8 Bungkus di Celana Dalam

Denny Bagus Irawan | Kamis, 26 Februari 2015 | 14:20

Tersangka AK menunjukan barang bukti celana dalam kepada wartawan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Seorang penumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0770 tujuan Manado dari Bandara Soekarno-Hatta ditangkap petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta.

 Penyebabnya, pria berinisial AK asal Manado itu membawa sabu di dalam celana dalam-nya sebanyak delapan bungkus yang disimpan di dalam plastik bening.

Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Guntur M Thariq mengatakan, pelaku didapati membawa sabu setelah petugas dari Aviation  Security (Avsec) Bandara  melakukan pengecekan terhadap tubuh pelaku.

“Ada kelihatan ngejendol, kita meminta agar Avsec jeli terhadap bawaan penumpang domestik. Petugas Avsec pun memeriksanya, dan didapati sabu,” ujar Guntur, Kamis (26/2).

Guntur menerangkan,  Bandar narkotika saat ini mencoba untuk mengelabui petugas dengan menggunakan jalur domestik. Karenanya, petugas Satuan Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta memantau terus gerak-gerik penumpang yang mencurigakan. “Ini bukan soal jumlah narkotika-nya. Tetapi bagaimana modus mereka beralih ke penerbangan domestic,” terang Guntur. Setelah menangkap AK, petugas kemudian melakukan pengembangan  terhadap jaringan pemilik sabu tersebut.

Wakasat Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Subakti mengatakan, tiga pelaku lain diatas tersangka AK berhasil ditangkap di sebuah tempat kos yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dari hasil penyelidikan bahwa narkotika golongan satu itu adalah titipan tersangka S, R dan seorang janda beranak satu berinisial Y.

“Pelaku menitip sabu tersebut untuk seorang bandar lain di Manado berinisial I alias J. Saat ini kami masih melakukan pemburuan terhadap tersangka I alias J ,” ujar Subakti.

 Subakti mengatakan, AK yang didapati menyimpan sabu di karet celana dalamnya itu terlihat santai saat melintasi pemeriksaan petugas Avsec. Dia tak menyangka kalau petugas akhirnya memeriksa tubuhnya.

“Karena memang biasanya kan memeriksanya hanya menggunakan metal detektor, kini kita meminta Avsec periksa seluruh tubuh, “ ujar Subakti.

Sementara itu, AK saat ditanya petugas mengaku dirinya baru sekali melakukan penyelundupan sabu. Itu pun kata dia, dirinya tidak diberi uang jasa kurir. “Hanya dibiayai tiket gratis saja, soalnya saya sudah lama tidak pulang ke kampung halaman,” terangnya.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill