Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja
Kamis, 7 Mei 2026 | 15:51
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TANGERANG-Rumah sakit ternama Siloam Hospitals akan membangun 50 klinik dari Tangerang hingga ke Serang, Banten. Hal itu direncanakan sebagai bagian dari pelayanan jemput bola terhadap peserta BPJS.
“Sampai akhir tahun ini kami menargetkan lima diantaranya yang ada di Tangerang akan selesai dibangun. Satu klinik estimasi investasinya untuk lima tahun mengontrak di lokasi total sekitar Rp500 jutaan, “ ujar S Budi Suharto, Director and Corporate Secretary, Siloam Hospitals Group, Rabu (5/8).
Kenapa Siloam Hospitals harus melirik bisnis itu, sebab kata dia, selama ini masyarkat peserta BPJS banyak yang langsung datang ke rumah sakit tanpa membawa rujukan.
“Sudah jauh-jauh datang, mereka harus kembali lagi ke daerah sekitar mereka. Padahal prosedurnya tak seperti itu. Jadi tujuannya mensupport BPJS, kalau kita terima saja tanpa ada rujukan tak akan dibayar klaim kiita,” terangnya.
Tujuannya ada Klinik juga sebagai bagian untuk langsung terkoneksi dengan sistem Siloam Hospitals meski tak melulu pilihan peserta BPJS harus ke Siloam Hospitals.
“Jadi prosesnya lebih singkat kalau ada di klinik kita. Tetapi enggak harus ke Siloam rujukannya. Semua diserahkan ke peserta BPJS,” terangnya.
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews