Connect With Us

Pamit Izin Kerja di Kresek Tangerang, Ortu Cewek Ini Diminta Tebusan

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 8 Agustus 2015 | 11:28

Ilustrasi penculikan (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com- Siti Umaeroh ,21, warga asal RT 09/03, Kelurahan Curug, Kota Serang diduga menjadi korban penculikan. Hal itu diketahui setelah Jamaksari sebagai orangtua korban mendapat pesan singkat dari seseorang yang meminta tebusan terhadap anaknya.

Kejadian itu pun langsung dilaporkannya ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Serang.  “Tahunya ada SMS (pesan singkat) dari nomor anak saya. Ya itu isinya. ‘Saya disini perempuan berdua’, ‘dibawa ke Kalimantan. Baru bisa pulang kalau ada tebusan’. Tapi tidak menyebutkan nominalnya berapa,” kata Jamaksari, Jumat (7/8/2015).

Sebelum meninggalkan rumah, Siti Umaeroh berpamitan kepada orang tuanya untuk bekerja di kawasan Kresek, Kabupaten Tangerang pada 10 Juni 2015 lalu. Saat itu, Umaeroh mengaku mendapatkan pekerjaan dari perempuan bernama Nita.

“Katanya mau kerja di pabrik sandal di Kresek, lalu keluarga saya cek ke sana katanya tidak ada pabrik sandal. Apalagi tempat kosan yang diberi tahu Siti Umaeroh,” kata Jamaksari.

Hingga awal Juli 2015, dia masih bisa berkomunikasi dengan anaknya. Kemudian pada 29 Juli 2015 Umaeroh mengabari Jamaksari bahwa ia belum bisa pulang lantaran belum mendapat gaji atas pekerjaannya.

“Dia bilang karena belum punya rekening jadi gajinya belum bisa diambil. Besoknya saya telepon, katanya sudah buat rekening dan gaji sudah sampai. Sampai tanggal 10 Juli ditunggu kok enggak pulang-pulang. Saya suruh anak saya SMS tapi enggak dibalas, sampai sekarang enggak ada kabar,” tuturnya.
 
Ia berharap, pihak berwajib dapat bergerak cepat menemukan anaknya. Terlebih, saat ini telepon genggam Nita masih dalam keadaan aktif. “Nomornya aktif, tapi kalau ditelepon enggak pernah diangkat,” ungkap Jamaksari. (JP)#Penculikan Tangerang

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANTEN
Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Advanced Trauma Center, sebuah pusat penanganan trauma terpadu yang ditujukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan pasien cedera serta kasus kegawatdaruratan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill