Connect With Us

Sebelum dijual ke Dadap Tangerang, mucikari ini 'jajal' dulu dagangannya

Denny Bagus Irawan | Jumat, 11 Desember 2015 | 20:01

Lokalisasi Dadap, Kabupaten Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)


TANGERANG-Dua pelaku penjual wanita di bawah umur bermodus penyalur pembantu rumah tangga ditangkap polisi di wilayah Dadap, Kabupaten Tanggerang.  Kedua pelaku yang bernama Rahmat (50) dan Gondrong (38) kerap menjual para anak baru gede itu di kafe untuk melayani pria hidung belang. Ironisnya sebelum dijual. pelaku  'mencoba' dulu mereka.

"Para tersangka tersebut bekerja sama sebagai penyalur wanita untuk diperjualkan di beberapa kafe yang terletak di Jalan Dadap CNI, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang," kata mantan Kasat Reskrim Polresta Tangerang yang kini menjabat Kasat Reskrim
Polres Jakarta Pusat, AKBP Siswo Yuwono di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (17/11).

Siswo mengatakan, pelaku yang bernama Rahmat diketahui adalah pemilik dari Yayasan Setia Karya di Jalan Ketapang Baru I Nomor 04, RT 3/3, Kelurahan Kebon Kosong,
Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedangkan Gondrong, adalah rekan bisnis Rahmat di beberapa Kafe di Jalan Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang.

Kedua tersangka, menurut Siswo, menyalurkan anak di bawah umur tersebut untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) kepada rekan bisnisnya Gondrong ke kafe Doli-Doli.
Selain kafe Doli, Rahmat juga menyalurkan para anak di bawah umur ini ke beberapa kafe lain.

"Selain kafe Doli, kemudian tersangka ini memperkerjakan kembali para anak tersebut ke kafe Ayam Jago dan kafe Hura-Hura milik (AG) tetapi AG berhasil melarikan diri," papar Siswo.

Siswo mengungkapkan, sebanyak empat anak di bawah umur disalurkan ke beberapa kafe untuk menjadi pelayan kafe dan kemudian dijadikan PSK.
 "Tersangka (Gondrong) memperoleh para anak di bawah umur tersebut dari tersangka (Rahmat). Setiap satu wanita akan dihargai Rp 1 juta," ungkap Siswo.


Bahkan sebelum dijual kepada pria hidung belang, Siswo mengatakan, salah satu korban sempat disetubuhi oleh pelaku yang bernama Rahmat (50). Korban yang menjadi korban setubuhi Rahmat adalah YH.
"Rahmad sempat menyetubuhi salah satu korban perdagangan perempuan di rumahnya," kata Siswo.

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill