Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melakukan seleksi untuk dua jabatan staf ahli wali kota, yakni Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Sebelumnya, ada 14 pelamar yang merupakan pegawai di lingkup pemerintah Kota Tangerang. Lalu dari hasil seleksi administrasi, panitia seleksi menetapkan 11 orang yang dapat mengikuti seleksi kompetensi.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang M Noor mengatakan, 11 orang yang lolos uji adiministrasi ini, yang melamar sebagai Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum ada 4 orang sedangkan yang melamar sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM ada 6 orang.
“Mereka diharuskan mengikuti seleksi kompetensi yang digelar tanggal 10-12 Desember 2015. Saat ini sudah memasuki tahap psikotes,” jelasnya, Jumat (11/12).
Kemudian, kata M Noor, hasil seleksi akan langsung ditetapkan dan diumumkan pada Senin (14/12) pekan depan. “Ini akan berlangsung cepat, kita mengikuti jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.
Untuk diketahui, seleksi dilakukan karena jabatan Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum yang sebelumnya diisi oleh Diding Iskandar kosong, lantaran yang bersangkutan ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejari Tangerang dalam kasus dugaan korupsi mobil damkar, saat Diding menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang.
Sedangkan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM memang sejak lama kosong karena belum ada penempatan pegawai. “Jumlah staf ahli kan ada lima, cuma untuk dua jabatan ini sudah lama ada kekosongan. Jadi kita lakukan seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut,” jelas Noor.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGGangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews