Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANG-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tigaraksa Firdaus menemui ratusan warga Desa Tapos Kabupaten Tangerang yang kesal lantara kasus korupsi di Tangerang tidak pernah sampai tuntas diusut.
Sedangkan soal laporan dari warga soal kasus dugaan korupsi dana bantuan Pemprov Banten oleh Kepala Desa Tapos, dia mengaku, akan terus diproses.
"Kami sudah menindak lanjuti laporan ini dengan memeriksa beberapa orang untuk mempekuat bukti apakah kepala desa Tapos benar melakukan korupsi. Kami tidak diam," tegasnya di depan warga Tapos, Senin (15/2/2016).
Menurut Kajari, untuk menaikkan tersangka korupsi ke Pengadilan itu perlu bukti yang cukup dan kuat, sehingga perlu pengumpulan data yang tidak mudah.
"Jadi kami berharap bapak ibu sabar. Ada tahap-tahap pekerjaan yang harus kita lalui. Bukti sedang kami kumpulkan. Kalau bapak ibu punya data yang lengkap bisa diberikan kepada kami," tukasnya.
Dia juga mengatakan jika hari ini pihaknya akan memeriksa sejumlah orang terkait dugaan korupsi ini. Namun dia tidak menyebutkan siapa saja yang diperiksa.
Setelah memberikan penjelasan, Kajari kembali masuk ke kantor. Namun warga merasa tidak puas dengan jawaban Kajari, karena proses kasus tersebut dianggap terlalu lama. Warga kembali orasi selama beberapa menit. Lalu akhirnya membubarkan diri.
"Kalau kasus ini tidak tuntas, kami akan terus demo," teriak salah satu pendemo.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews