Connect With Us

U-Turn Transmart dilaporkan ke Jaksa

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Februari 2015 | 17:35

Ryan Erlangga laporkan proyek u-turn Transmart. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Putar arah (U-Turn) Transmart di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, Rabu (24/2).Pelapor adalah Ryan Erlangga, warga Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Dia memberikan hasil kajiannya terkait pembangunan U-Turn yang diduga ada dugaan pelanggaran berupa gratifikasi serta tindak pidana  Undang-undang No 22/2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Jadi ini bentuknya bantuan penyelidikan dugaan gratifikasi dan tindak pidana pelanggaran lalu lintas dalam pembangunan U-Turn di Jalan MH Thamrin. Ini hasil kajian saya," Ryan.

Menurutnya, dasar dugaan gratifikasi tersebut berdasarkan permintaan pihak Tranmart yang memerlukan perlakuan khusus ditunjukan kepada Kadis DBMTR Provinsi Banten, sesuai dengan Nomor Surat : 128/leg-ltr/IX/TRI/2014, untuk dibukakan U-Turn.

"Ada dokumen yang secara jelas berisi permintaan khusus pihak Transmart. Padahal itu jalan umum. Tapi bisa diubah hanya untuk kepentingan privat," kata Ryan.U-turn

Selain itu, pelanggaran lain yang ditemukan diantaranya bahwa pada saat prosesi pembangunannya, tidak ada plang atau tanda pengerjaan proyek.

 

 Tidak adanya koordinasi dengan instansi terkait di Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tangerang dan tidak ada penutup proyek serta marka-marka jalan yang menandakan sedang dikerjakannya proyek tersebut. "Sehingga terkesan tidak profesonal dan asal-asalan," katanya.

Kemudian Ryan menjelaskan bahwa lokasi U-Turn sangatlah tidak tepat, dikarenakan posisinya berada di jalur cepat dan bertepatan dengan tikungan.

"Hal ini berdampak pada terganggunya kelancaran lalu lintas dan dapat akan menimbulkan potensi penyebab kecelakaan," tegas Ryan.

Kasie Intel Kejari Tangerang Eman Sulaeman membenarkan adanya laporan tersebut.

Berkas laporan itu juga ditembuskan ke sejumlah pihak seperti Wali Kota Tangerang, Gubernur Banten, Bareskrim Mabes Polri san KPK.

"Ya benar. Laporan langsung disampaikan ke atas," pungkasnya.

 

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill