Connect With Us

44 dari 700 PSK di Dadap Tangerang Terjangkit HIV/AIDS

Denny Bagus Irawan | Selasa, 1 Maret 2016 | 11:27

Rapat Koordinasi Kegiatan Penanganan Lokalisasi Dadap Kecamatan Kosambi, Selasa (1/3/2016) (Tangerangnews.com / Dira Derby)

TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar rapat koordinasi terkait rencana pembongkaran lokalilsasi Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/3/2016).

Dalam rapat tersebut, Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Tangerang mengungkapkan data bahwa dari 700 Pekerja Seks Komersil (PSK) di Dadap Tangerang, 44 di antaranya menderita AIDS.

"Sebenarnya sudah pernah kita data, bahkan sampai mereka kita awasi dalam minum obat. Tapi mereka kabur, jadi dari 44 orang itu menyebar," ujar Eko Darmawan, anggota Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Tangerang saat dikonfirmasi hari ini.

Para PSK yang mulai resah akibat rencana pembongkaran ini menolak didata. Eko mengatakan, sebagian PSK mulai resah. Para PSK yang berada di bawah pengawasannya kini menyebar ke dalam pemukiman warga.

"Karenanya kini mereka menolak didata, di antara 700 wanita ini memang tidak semua wanita pekerja seks yang menetap, tetapi ada juga yang freelance," ujar Eko.

Saat ditanya usia para penderita AIDS, Eko mengatakan, rata-rata mereka masuk kategori usia muda. "Bagaimana ya. Usia mereka masih muda, masih 20-25. Ini justru mereka yang muda-muda yang terkena AIDS," ujar Eko.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill