Connect With Us

Razia Polisi ke Lokalisasi Perancis, Golok & Alat Kontrasepsi disimpan di bawah kasur

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 19 Maret 2016 | 11:08

Petugas Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada Jumat (18/3/2016) malam sekitar pukul 21.40 WIB melakukan razia dalam menciptakan kondisi yang kondusif di sekitar area lokalisasi Dadap dan Perancis, Kosambi. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

TANGERANG-Petugas Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada Jumat (18/3/2016) malam sekitar pukul 21.40 WIB melakukan razia dalam menciptakan kondisi yang kondusif di sekitar area lokalisasi Dadap dan Perancis, Kosambi.

 

Kapolsek Teluknaga AKP Supriyanto yang ikut turun dalam patroli tersebut menyatakan, sasaran dari operasi itu adalah mencegah terjadinya pencurian berat, peredaran senjata api, senjata peledak, narkotika, senjata tajam  serta tindakan kriminal lainnya yang dikategorikan pelanggaran pidana.

 

“Kami berjumlah 36 personel, terdiri dari 16 dari Polsek, 8 dari Koramil, 9 dari Satpol PP, dan tiga dari Pokdar,” ujar Kapolsek, Sabtu (19/3/2016).

 

Adapun dalam operasi cipta kodisi  tesebut di laksanakan di lokalisasi Dadap Ceng In, dengan sasaran Cafe, PSK, Pengunjung cafe, dan pengguna jalan dengan hasil tidak ada cafe yang buka. “Dadap tidak ada yang buka cafenya pas kita ke sana,” katanya.

 

Namun, kegiatan dilanjutkan ke tempat lokalisasi Pondok Jagung di Jalan Raya Perancis Desa Jatimulya, Kosambi dengan hasil yang di capai mengamankan pemilik cafe yg masih beroperasi.

 

“Di Cafe karaoke Siantar kami mengamankan 10 wanita pekerja  pelayan cafe selanjutnya di serahkan ke Satpol PP Kosambi untuk dilakukan pembinaan,” katanya.

 

Hasil dari operasi secara keseluruhan banyak ditemukan penjual minuman tuak oplosan, 80 botol miras berbagai merk. “Alat kontrasepsi 900 pcs, golok yang ditaruh dibawah kasur, 30 liter minuman oplosan tuak dan kartu remi 11 set,” katanya.

 

 

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill