Connect With Us

Mengintip Bentuk Kamar di Dadap Tangerang

Denny Bagus Irawan | Kamis, 3 Maret 2016 | 07:00

Begini Bentuk Kamar di Dadap Tangerang (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Beginilah bentuk kamar tempat ‘istirahat’ tamu  di salah satu lokalisasi Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, yakni di Kafe Mutiara Abadi.  Kasur palembang tanpa ranjang dijadikan alas untuk melepas penat ‘sang tamu’.

 

Kamar berukuran sekitar 3 x 4 itu merupakan kamar para wanita pekerja seks yang disediakan oleh Papi Jamal.  Dia menyediakan tujuh kamar dari 11 wanita yang bekerja di kafe-nya itu.

 

 Secara sembunyi-sembunyi kami mengabadikan gambar,  tak sengaja ternyata terlihat baju dalam para wanita pekerja seks itu terlihat pada dinding kamar yang bau dan pengap tersebut. Belum lagi toiletnya, menjijikan bau dan kotor.    

“Ada 11 cewek di sini yang bekerja, yang nginap di sini ya tidurnya ditempat begituan, gantian kadang,  ya kalau lagi penuh kita enggak tidur dulu,  di depan aja dulu,”  kata Vivi wanita yang merupakan rekan Tifanny.

 

Vivi menambahkan, kafe di tempat dirinya bekerja termasuk yang sering dikunjungi tamu. Karena, kata dia, banyak wanita yang baru dan cantik.

 

“Ya di sini rame, saya kan baru dari Jakarta, baru lima hari kerja di sini. Di sini mah cantik-cantik, tuh di depan saja, coba belum tentu pada langsung mau kalau ada tamu,” katanya.

 

Saat didesak dirinya sebelumnya bekerja di mana, Vivi mengatakan, sama seperti di Kafe Mutiara Abadi persis kelasnya seperti itu namun di Jakarta.

“Iya saya dari Kalijodo sebelumnya,” katanya seraya tertawa.

 

Adapun model bercinta di Dadap, menurut dia berbeda dari lokalisasi lainnya.  Sebab, lebih banyak wanita pekerja seks yang dengan setia menunggu tamu yang telah menjadi ‘pacarnya’. Sebab, mereka sudah mengenal,  jika ‘tamu baru’  biasanya tak berduit.  

“Mereka rela enggak mau diboking tamu baru, tuh kaya di depan, banyak-kan, bukan enggak laku, tapi mereka nunggu pacarnya. Tadi sore pacarnya sudah ke sini, malam biasanya datang lagi. Di sini pakai perasaan sama suami orang,” tuturnya.

 

 Pantauan dilokasi memang beberapa wanita di Dadap terlihat ada yang berbeda, berkulit putih, wajah ayu dan berpenampilan bak  wanita berkelas. Meski begitu tetap saja lebih banyak yang sudah berumur dan berdandan medok.

 

 

  

 

 

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill