Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove
Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TANGERANG-Nama Misbah mengemuka dalam proses penggusuran lokasi prostitusi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Nama ini disebut-sebut seperti halnya nama Daeng Azis di lokasi prostitusi di Kalijodo, Jakarta.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, seluruh pihak harus menjadikan kasus penggusuran di Kalijodo, sebagai contoh sebagaimana aparat intelijen bekerja.
“Peran intelijen harus dikedepankan agar peristiwa bentrokan tidak terjadi, kalau bentrokan terjadi artinya saya (Polri) dan TNI yang akan turun, kita harus mencontoh Kalijodo,” terang Kapolres.
Menurut dia, seluruh petugas gabungan harus mengetahui apa saja yang telah dibawa oleh warga yang terpengaruh oleh orang yang bernama Misbah. “Kita harus tahu, siapa saja provokatornya, siapa yang kontra, nama Misbah itu seperti apa, dalami,” tuturnya.
Kapolres juga mengatakan, pihaknya tidak dapat memastikan akan menurunkan berapa personel dalam rencana pembongkaran tersebut.
”Kalau di Kalijodo kan rencana ribuan, tetapi karena peran intelijen berjalan mereka berhasil, di kita saya kira saat ini sekitar 500 personel, tidak usah khawatir dengan pergantian Polda, saya kira Polda Banten juga akan membantu,” terangnya.
Sedangkan Sekda Kota Tangerang Iskandar Mirsyad mengatakan, nama Misbah muncul terkait banyak masyarakat yang menjadi kontra atas dugaan provokasinya.
“Misbah memang harus kita pantau, meski tak sebesar Daeng Azis, tetapi dia diduga memiliki kepentingan juga atas lokalisasi ini,” ujar Iskandar Mirsyad.
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TODAY TAGDunia fashion tidak hanya hadir lewat tren dan penampilan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan kreativitas.
Kericuhan mewarnai eksekusi bangunan liar (bangli) yang berdiri di lahan milik PT. Gradya Murni Utama, perusahaan pengembang properti di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 25 Juni 2026.
Aparat Polresta Tangerang meringkus enam anggota komplotan polisi gadungan yang kerap melakukan pemerasan terhadap masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews