Connect With Us

Kalijodo Ada Daeng Azis, di Dadap Tangerang Ada Misbah

Denny Bagus Irawan | Selasa, 1 Maret 2016 | 14:36

Rapat Koordinasi Kegiatan Penanganan Lokalisasi Dadap Kecamatan Kosambi, Selasa (1/3/2016) (Tangerangnews.com / Dira Derby)

TANGERANG-Nama Misbah mengemuka dalam proses penggusuran lokasi prostitusi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Nama ini disebut-sebut seperti halnya nama Daeng Azis di lokasi prostitusi di Kalijodo, Jakarta.

 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, seluruh pihak harus menjadikan kasus penggusuran di Kalijodo, sebagai contoh sebagaimana aparat intelijen bekerja.

 

“Peran intelijen harus dikedepankan agar peristiwa bentrokan tidak terjadi, kalau bentrokan terjadi artinya saya (Polri) dan TNI yang akan turun, kita harus mencontoh Kalijodo,” terang Kapolres.

 

Menurut dia, seluruh petugas gabungan harus mengetahui apa saja yang telah dibawa oleh warga yang terpengaruh oleh orang yang bernama Misbah. “Kita harus tahu, siapa saja provokatornya, siapa yang kontra, nama Misbah itu seperti apa, dalami,” tuturnya.

 

Kapolres juga mengatakan, pihaknya tidak dapat memastikan akan menurunkan berapa personel dalam rencana pembongkaran tersebut.

 

”Kalau di Kalijodo kan rencana ribuan, tetapi karena peran intelijen berjalan mereka berhasil, di kita saya kira saat ini sekitar 500 personel, tidak usah khawatir dengan pergantian Polda, saya kira Polda Banten juga akan membantu,” terangnya.  

 

Sedangkan Sekda Kota Tangerang Iskandar Mirsyad mengatakan, nama Misbah muncul terkait banyak masyarakat yang menjadi kontra atas dugaan provokasinya.

 

“Misbah memang harus kita pantau, meski tak sebesar Daeng Azis, tetapi dia diduga memiliki kepentingan juga atas lokalisasi  ini,” ujar Iskandar Mirsyad.

 

  

KAB. TANGERANG
Aliansi Pemuda Bawa Kasus Pembubaran Ibadah GKPI di Rajeg ke Jalur Hukum, Tuntut Usut Penggunaan Sajam

Aliansi Pemuda Bawa Kasus Pembubaran Ibadah GKPI di Rajeg ke Jalur Hukum, Tuntut Usut Penggunaan Sajam

Selasa, 22 September 2026 | 14:33

Kasus aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) yang diwarnai intimidasi dan ancaman penggunaan senjata tajam (sajam) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, kini resmi ditempuh melalui jalur hukum.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill