Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNews.com-Performa Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membuat laporan keuangan semakin tak diragukan. Sebab, pada Selasa (31/5/2016) ini, Kabupaten Tangerang kembali meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK. Selain Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang pun mendapat hal yang serupa.
Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan melalui Perwakilan Provinsi Banten Yusnadewi mengatakan, pada semester I tahun anggaran 2015 BPK Perwakilan Provinsi Banten secara serempak telah melakukan pemeriksaan atas Laporan Pemerintah Daerah Keuangan TA 2015.“Ada delapan Pemerintah Kabupaten kota dan satu pemerintah provinsi yang diperiksa,” katanya.
Pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut dilaksanakan selama kurang lebih 71 hari, mulai bulan Februari sampai Mei 2016."Akuntansi berbasis akrual merupakan salah satu sarana pendukung yang saat ini diperlukan oleh pemerintah dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pemerintah," ucap Yusnadewi. Pihaknya pun telah mendapat hasil dari pemeriksaan itu, dan Kabupaten Tangerang telah mendapat penilaian WTP.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan,dirinya optimis laporan hasil pemeriksaan dan evaluasi dari BPK kembali mempertahankan performa positif untuk mendapat gelar ke delapan dalam penilaian WTP.
“Ya Alhamdulillah kami tetap bisa mempertahankan opini WTP yang ke-8 kali, kita harapkan untuk semua SKPD nantinya dalam hal input data bisa segera update data mulai dari tahun ini, karena harus sudah dipersiapkan agar nanti pada saatnya pemeriksaan awal tahun depan data-data yang diperlukan sudah siap dan lengkap,” katanya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGDi tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews