Connect With Us

Polisi Dor Perampok Toko Emas di Sukamulya Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Juni 2016 | 16:30

Wakapolresta Tangerang AKBP Mukti Juharsa menunjukan barang bukti rampok sadis toko emas. (@TangerangNews.com 2016 / Mus Mulyadi)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reskrim Polresta Tangerang berhasil menangkap dua dari empat pelaku perampokan toko emas di Pasar Ceplak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Dua pelaku tersebut masing-masing adalah JNE alias Enjun, 34, dan PDI alias Aji, 46. Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas dibagian kaki, karena melawan dan berupaya kabur saat akan ditangkap.

 

Wakapolresta Tangerang AKBP Mukti Juharsa mengungkapkan, para pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Sebelum beraksi di Tangerang, para pelaku juga merampok toko emas di wilayah Surabaya, Jawa Timur."Ya, mereka merupakan residivis antar pulau, yaitu Sumatera dan Jawa," jelas Mukti di Mapolresta Tangerang, Senin (13/6/2016). 

Tersangka

 

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Gunarko menambahkan, kedua pelaku diringkus di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel). Penangkapan dipimpin langsung Kanit Ranmor Iptu Sitta Mardonga Sagala. "JNE alias Enjun kami sergap di tempat persembunyiannya di Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Sedangkan PDI alias Aji disergap di bilangan Rumah Sakit Asyobirin, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel," ujar Gunarko.

Saat penangkapan, kedua tersangka sempat melawan petugas dan berupaya melarikan diri. Petugas pun melayangkan tembakan peringatan. Namun karena pelaku tidak menyerah. Akhirnya petugas menembak kaki mereka. “Terpaksa ditembak karena melawan,” ungkap Gunarko. 

Dari tangan tersangka pihaknya berhasil menyita satu senjata api jenis FN warna hitam, 47 butir amunisi Cal. 9, 35 butir amunisi Cal. 38, 6 buah amunisi gas gun, satu  buah kapak dan dua unit sepeda motor.

“Kita masih buru dua pelaku lainnya,” tukas Gunarko. Diketahui pada Kamis, 2 Juni 2016, empat orang yang mengendarai sepeda motor menyatroni sebuah toko emas milik Ahmad Nasir di Pasar Ceplak. Pelaku yang masuk, langsung menodongkan pistol ke arah pemilik toko.

 

Dalam aksi tersebut, istri pemilik toko, Lela ditembak oleh pelaku hingga peluruh menembus pinggang kirinya saat hendak mempertahankan perhiasan emas di toko. Lela yang terluka bersimbah darah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Karawaci.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

KAB. TANGERANG
Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan

Senin, 27 April 2026 | 21:01

Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill