Connect With Us

Ratusan Juta dibawa ASI yang Pura-pura jadi Ustadz di Solear

Mohamad Romli | Selasa, 4 April 2017 | 17:00

Aparat Kapolresta Tangerang menangkap tersangka kasus penipuan yang berkedok sebagai ustad, di Desa Cikasungka Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, Selasa (04/04/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan juta rupiah dibawa seorang pria berinisial ASI yang pura-pura menjadi ustaz di Solear, Kabupaten Tangerang. Pelaku mengaku dapat menggandakan uang sehingga dia dikejar oleh para korban yang menitipkan uang kepada ASI.

Pria  yang merupakan warga Perumahan Bukit Cikasungka Blok EF RT 006/011, Desa Cikasungka Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang itu pun dilaporkan ke Polres Tangerang Kabupaten.

Penipuan itu berlangsung sejak 2015 sampai 2017.  Pelaku pun berhasil dibekuk. Tak hanya itu, Polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 16 unit kendaraan roda empat,  dan empat unit kendaraan roda dua, dan puluhan Handphone berbagai jenis, selain itu sebanyak lima karung dan 20 kardus daun pohon juga ikut disita.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Asep Edi Suheri mengatakan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan cara mengelabui korban. Pelaku janji akan memberikan bantuan modal usaha, dan akan memeberikan mobil dan motor. Bahkan  rumah dengan terlebih dahulu masing - masing mengajukan proposal modal usaha kepada tersangka.

" Janji pelaku ternyata palsu karena sampai sekarang daun pohon yang diserahkan pelaku kepada korban  yak ada yang jadi  jadi uang, "ujar Asep Edi Suheri.

Sementara itu, Haris, salah satu korban asal Telaga Cikupa Kabupaten Tangerang mengaku tertipu puluhan juta rupiah.

Awalnya dia diajak salah satu rekannya untuk melakukan pengajian rutin setiap malam di rumah pelaku. Setelah itu dirinya diminta uang oleh pelaku dan dijanjikan akan mendapatkan uang miliaran rupiah.

Setelah menyerahkan uang kemudian dia diberikan amplop, untuk dibawa pulang. Namun saat dibuka amplop tersebut berisi daun pohon. "Ini bukan hanya saya, tetapi yang main juga sama," katanya.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill