Connect With Us

Penipuan Minta Pulsa Lewat BBM Kembali Terjadi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Mei 2016 | 19:30

Salahsatu kontak bbm yang di Hack, Digunakan untuk penipuan minta pulsa. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Upaya penipuan dengan cara meretas atau hacking media Blackberry Messager (BBM) kembali terjadi di Tangerang. Kali ini upaya tersebut menyerang dua kontributor Tv swasta.

 

Dalam pesan BBM yang dikirimkan Koesnaedy (Kontributor TvOne) dan Sukron (Kontributor MNCTV), pelaku awalnya hanya mengirimkan pesan otomatis 'PING!!!' lalu setelahnya akan bertanya 'dimana?'. Bila dibalas, hacker akan menanyakan lagi 'bisa minta tolong gak?'

 

Bila direspon lalu akan dibalas lagi 'Tolong isiin aku pulsa 200 ribu ya, nanti uangnya diganti'. Hacker pun mengirimkan sebuah nomor yang sebelumnya tidak dikenal. Nomor yang dikirimkan tersebut sama dengan nomor yang dikirimkan juga pelaku yang menghack Id BBM milik Koesnady.

 

Lalu beberapa teman yang curiga langsung mengkonfirmasi. Sukron mengaku nomor tersebut bukanlah miliknya, dia pun tidak merasa meminta pulsa senilai Rp 200 ribu ke teman-teman yang ada di kontak BBMnya. Bahkan, dia baru mengetahui kalau BBMnya di hack dari sejumlah teman yang mengkonfirmasi.

 

"Malah ada teman yang sudah transfer pulsa Rp 200 ribu, baru konfirmasi ke saya. Di situ saya sadar kalau dihack," katanya, Kamis (12/5/2016).

 

Seketika itu juga aplikasi BBM nya tidak bisa dipakai lagi, semua kontak di BBM tersedot dan terhapus secara otomatis.

 

Setelah minta pulsa, aksi hacker pun makin menjadi. Mengatasnamakan Sukron, dia menyebarkan pesan berantai situs porno beserta alamat link nya. Bila dibuka, situs tersebut akan meminta email dan juga ID BBM.

 

Sebab awalnya Sukron mengaku sama sekali tidak membuka situs porno apalagi mendapat pesan berantai tersebut. Dia hanya membuka link salah satu film gratis melalui smartphonenya.

 

"Buat bisa mengakses nonton gratis film itu saya harus masukan alamat email dan id BBM, nah saya masukan. Tahu-tahu handphone saya ngehank, setelah saya restart malah begini jadinya," ujarnya.

 

Kini, dia menyebarkan pesan melalui aplikasi whatsapp agar tidak memperdulikan isi pesan penipuan tersebut.

 

Kejadian serupa juga pernah menimpa Kabag Humas Pemkot Tangerang Wahyudi. Saat itu dia sampai melaporkannya ke Polsek Tangerang, dan hingga kini penyelidikannya masih berlangsung.

 

 

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill