Connect With Us

Ratusan Perusahaan di Kabupaten Tangerang Tunggak BPJS Rp12 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 April 2017 | 19:00

Kantor BPJS Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dari total 1.800 perusahaan di Kabupaten Tangerang yang terdaftar program BPJS Ketenagakerjaan, 469 perusahaan diantaranya menunggak pembayaran premi. Jumlah piutang tertunggak per triwulan pertama hingga bulan Maret 2017 ini sebesar Rp12,7 miliar.

Kepala Kantor BPJS Kabupaten Tangerang Cikupa Ahmad Bachri Z  menyebutkan, dari 469 perusahaan penunggak itu, 140 perusahaan masuk kategori piutang lancar dengan nilai piutang Rp1,9 miliar, sebanyak 124 perusahaan kurang lancar dengan nilai piutang Rp 3,9 miliar, 93 perusahaan macet dengan nilai piutang Rp962 juta, dan 122 perusahaan kontijensi dengan nilai piutang Rp5 miliar.

"Dari total Rp12 miliar lebih piutang yang ada, piutang tertagih baru mencapai Rp4 miliar atau sebesar 31,79 persen," terang Bachri di kantor BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikupa di Jalan Boulevard Ruko Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/4/2017).

Agar perusahaan tersebut membayar tunggakannya, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang melakukan upaya dengan pemberian surat peringatan, shingga gencar bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Tigaraksa serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) Tangerang . 

"Perusahaan ini terus kita kejar dengan pemberian SP1, SP2 dan sampai kita kunjungi kantornya.  Hasil dari penagihan itu baru sekitar Rp4 miliar lebih," paparnya.

Pihaknya berharap, perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang, taat membayar premi tepat pada waktunya sehingga dana tersebut bisa diputar untuk membiayai kesehatan masyarakat, khususnya pata pekerja.

"Diharapkan supaya tepat waktu bayar preminya. Supaya hak-hak pekerja bisa diberikan," cetus Bachri.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

WISATA
Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill