Connect With Us

Banjir, Kawasan Industri Olex Belum Surut

Mohamad Romli | Senin, 8 Mei 2017 | 15:00

Tampak Kontainer menerobos Banjir di jalan kawasan Industri Olex, Balaraja, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Meluapnya sungai Cimanceuri sejak Jumat (5/5/2017) juga menyebabkan banjir di kawasan Industri Olex, Balaraja. Banjir
dikawasan industri ini terjadi sejak Jumat (5/5/2017) malam.

"Air mulai masuk ke kawasan Industri Jumat petang, kemudian surut," kata Wawan, karyawan disalah satu pabrik di kawasan industri tersebut.

Kemudian saat kembali terjadi hujan pada Sabtu (06/5/2017). Air kembali naik dan merendam kawasan industri tersebut.

Saat Sabtu malam (06/5/2017), banjir di depan PT. SMS Steel dan PT. Satria Mitra Kerja Sejati lokasi yang paling parah terdampak banjir. Ketinggian air sampai sepinggang orang dewasa.

"Sampai  Minggu, ketinggian air masih belum surut," tambahnya. Akibat dari banjir tersebut, tak sedikit karyawan yang hendak bekerja pun terkendala.  Akhirnya mereka sengaja parkirkan kendaraan di lokasi yang tidak terendam banjir yang jauh dari tempat mereka bekerja.

"kendaraan saya, saya parkirkan di area selatan kawasan industri. Berangkatnya saya naik mobil jemputan," katanya.

Pantauan TangerangNews.com, kendaraan yang masuk dari area selatan kawasan industri, yakni dari jalan Kaluwung belum bisa melintas. Karena ketinggian air masih sekitar 50 centimeter.

Dari depan PT. SMS Steel dan PT. Satria Mitra Kerja Sejati ketinggian air masih sekitar 60 centimeter. Karyawan yang hendak bekerja pun diangkut menggunakan sebuah truk besar dan tinggi.

Sementara dari arah Barat, yakni pintu utama masuk ke kawasan industri tersebut dari arah Jalan Raya Serang, Balaraja, akses jalan juga terputus karena banjir. Sehingga karyawan yang hendak bekerja pun tidak bisa melintas, mereka kemudian memarkir kendaraannya di area yang lebih tinggi, kemudian diangkut menggunakan truk besar dan tinggi yang masih bisa melintasi genangan air.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:00

Aktivis sekaligus konten kreator muda, Virdian Aurellio menyoroti berbagai persoalan yang melanda Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill