Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan dari Polsek Balaraja, Koramil 10 Balaraja dan Satpol PP Kelurahan Balaraja melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan PT. ADIS, Balaraja, Senin (08/5/2017).
Sebanyak 50 anggota gabungan tersebut diterjunkan untuk mengamankan proses penertiban lapak pedagang yang dilakukan Satpol PP Kelurahan Balaraja dilokasi tersebut.
“Kami hanya mengawal penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP. Jika ada yang menghalangi proses penertiban itu urusanya dengan polisi” ujar Kapolsek Balaraja Kompol Wiwin Setiawan.
Sebelum melakukan penertiban, Kompol Wiwin juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para pedagang beberapa kali pada waktu yang lalu.
“Beruntunglah para pedagang menertibkan lapak mereka sendiri. Sehingga tidak perlu ditertibkan petugas karena sebelumnya telah mendapat sosialisasi,” tambahnya.
Penertiban tersebut dilakukan karena lapak pedangan tersebut berada diatas saluran air. Selain menyebabkan gangguan saluran air, juga kerap menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas di lokasi tersebut.
“Banyak lapak-lapak berdiri di atas saluran air hingga mengakibatkan banjir dan seringkali mengganggu kelancaran lalulintas,” terang Kompol Wiwin.
Penertiban tersebut berjalan lancar, lokasi tersebut pun kini tampak bersih dari PKL. (RAZ)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGDinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mengkritik Badan Gizi Nasional (BGN) soal rencana pengangkatan petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Ketersediaan listrik menjadi penentu utama agar bangunan baru bisa segera difungsikan, baik sebagai rumah tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas publik.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews