Connect With Us

PKL di depan PT ADIS Balaraja Ditertibkan

Mohamad Romli | Senin, 8 Mei 2017 | 22:00

Petugas gabungan dari Polsek Balaraja, Koramil 10 Balaraja dan Satpol PP Kelurahan Balaraja, melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan PT. ADIS, Balaraja, Senin (08/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan dari Polsek Balaraja, Koramil 10 Balaraja dan Satpol PP Kelurahan Balaraja melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan PT. ADIS, Balaraja, Senin (08/5/2017).

Sebanyak 50 anggota gabungan tersebut diterjunkan untuk mengamankan proses penertiban lapak pedagang yang dilakukan Satpol PP Kelurahan Balaraja dilokasi tersebut.

“Kami hanya mengawal penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP. Jika ada yang menghalangi proses penertiban itu urusanya dengan polisi”  ujar Kapolsek Balaraja Kompol Wiwin Setiawan.

Sebelum melakukan penertiban, Kompol Wiwin juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada para pedagang beberapa kali pada waktu yang lalu.

“Beruntunglah para pedagang menertibkan lapak mereka sendiri. Sehingga tidak perlu ditertibkan petugas karena sebelumnya telah mendapat sosialisasi,” tambahnya.

Penertiban tersebut dilakukan karena lapak pedangan tersebut berada diatas saluran air. Selain menyebabkan gangguan saluran air, juga kerap menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas di lokasi tersebut.

“Banyak lapak-lapak berdiri di atas saluran air hingga mengakibatkan banjir dan seringkali mengganggu kelancaran lalulintas,” terang Kompol Wiwin.

Penertiban tersebut berjalan lancar, lokasi tersebut pun kini tampak bersih dari PKL. (RAZ)

KAB. TANGERANG
Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 19 September 2026 | 21:48

Kekeringan selama lima bulan terakhir memaksa warga bantaran Sungai Cimanceuri, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill