Connect With Us

Jual Mobil tanpa BPKB, Bos Showroom Mobil Tangerang Disikat

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Mei 2017 | 17:00

Aparat Polres Metro Tangerang Kota, Minggu (7/5/2017) berhasil menangkap tersangka berinisial MA, 27, yang melakukan penipuan dengan menjual mobil over kredit yang tidak memiliki BPKB di wilayah Kunciran, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemilik showroom  mobil di Jalan Jendral Sudirman No.13, Kota Tangerang, berinisial MA, 27, melakukan penipuan dengan menjual mobil over kredit yang tidak memiliki BPKB. Pelaku telah melakukan aksinya sekitar satu tahun dengan meraup Rp1 miliar.

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Erwin Kurnaiwan mengatakan, tersangka MA  menggadaikan belasan BPKB mobil over kredit yang ada di showroom-nya ke Bank BPR sebesar kurang lebih Rp1 miliar. Namun terjadi kredit macet. Meski demikian, dia tetap menjual mobil-mobil tersebut ke pembeli.

“Selain itu pelaku juga menampung atau melakukan over kredit kendaraan yang bermasalah.  Kemudian pelaku menjual kembali kepada masyarakat. Padahal hanya digadai, tentu kendaraan itu memiliki BPKB,” katanya, Senin (8/5/2017).

Modus MA menipu korbannya yakni dengan terlebih dahulu menjual mobil. Namun BPKB-nya menyusul dengan dalih menunggu proses balik nama. MA hanya memberikan STNK dan kunci kontak kepada korban.

”Dia meyakinkan korban, agar datang beberapa minggu lagi untuk mengambil BPKB,” jelas Erwin.

MA sendiri ditangkap atas laporan salah satu korban, yang membeli mobil Honda Accord Nopol B- 8388-GG seharga Rp115 juta pada 3 September 2016.

MA menawarkan korban untuk membayar dahulu Rp110 juta. Sedangkan sisanya dilunasi saat penyerahan BPKB. Korban pun menyerahkan uang tunai sebesar Rp90 juta dan transfer melalui Mobile Banking sebesar Rp20 juta.

“Lalu 20 hari kemudian korban mendatangi showroom  untuk menanyakan BPKB mobil. MA pun kembali menjanjikannya dua hari kemudian. Namun setelah hari yang ditentukan, korban kembali mendatangi pelaku, showroomnya sudah tutup,” jelas Erwin.

Pelaku juga tidak bisa dihubungi hingga nomor kontaknya tidak aktif. Akhirnya korban melaporkan penipuan itu ke Polres Metro Tangerang. Pelaku pun masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Setelah lama jadi buron, pelaku akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kunciran, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (7/5/2017). Kita amankan juga barang bukti lima mobil tanpa BPKB yang dijual pelaku,” pungkas Erwin.

Dengan adanya kejadian tersebut, Erwin menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransaksi atau jual beli mobil. Terutama menjelang bulan puasa atau Lebaran. Atas ulahnya kini pelaku yang dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill