Connect With Us

Ansor dan Baznas Tangerang Santuni 102 Mualaf

Mohamad Romli | Senin, 12 Juni 2017 | 11:30

Gerakan Pemuda Ansor dan Baznas Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan bertema "Berbagi di Bulan Suci, Menggapai Ridho Ilahi" pada hari Minggu (11/6/1017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Pemuda Ansor dan Baznas Kabupaten Tangerang menyantuni 102 mualaf dalam kegiatan bertema "Berbagi di Bulan Suci, Menggapai Ridho Ilahi" yang berlangsung Minggu (11/6/1017), di Sekretariat Ansor Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Dikatakan Ketua Ansor Kabupaten Tangerang Khoirun Huda, kegiatan tersebut rutin digelar setiap bulan Ramadan, sebagai bentuk pangabdian terhadap masyarakat sekaligus bukti kepedulian terhadap kaum mualaf.

"102 mualaf yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Data Mualaf tersebut kami peroleh dari jejaring Banser dan Muslimat yang ada di masing-masing wilayah di Kabupaten Tangerang," tambahnya.

Ketua Baznas Kabupaten Tangerang KH Afif Afifi menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin menyalurkan zakat, infaq, shodaqoh yang terhimpun di Baznas kepada masyarakat yang berhak.

"Santunan mualaf ini adalah bagian upaya penyaluran dan pendistribusian zakat, infaq dan sodaqoh dari masyarakat yang serahkan kepada Baznas," ujarnya.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan pembagian seribu takjil kepada warga dan pengendara yang melintas di depan Sekretariat Ansor Kabupaten Tangerang, buka puasa bersama kader Ansor, Banser dan Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) se-Kabupaten Tangerang.(RAZ)

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill