Connect With Us

Ibukota Kabupaten Tangerang Ditata Rp123 Miliar

| Minggu, 17 Januari 2010 | 20:57

Jalan menuju kantor Bupati Tangerang tampak rusak parah. (tangerangnews / dens)

 
TANGERANGNEWS-Pemkab Tangerang dalam APBD 2010 ini telah menganggarkan Rp123 miliar untuk menata kembali kawasan pusat pemerintahan sekaligus ibukota Kabupaten Tangerang, yakni Tigaraksa. Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Herry Heryanto menjelaskan, proyek penataan Tigaraksa akan dilakukan pada tahun ini.Herry menyatakan, proyek itu akan dikerjakan menjadi dua paket, yaitu pembangunan jalan dan trotoar yang menghabiskan dana sebesar Rp73 miliar dan pembangunan gapura, taman serta gorong-gorong saluran air sebesar Rp50 miliar. "Ini program yang memakan anggaran multiyears," kata Herry,siang ini.
 
Penataan kawasan ini akan mulai dilakukan di Jalan Bojong (pintu utama ke kantor
Bupati) yang memiliki panjang sekitar 12 kilometer. Sepanjang jalan menuju ke Pusat
Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan gedung DPRD setempat itu akan dihiasi taman
bunga, pohon-pohon rindang dan gapura. Jalan akan dilebarkan, serta pembangunan tiga
gapura yang mencerminkan perjalanan atau sejarah Tigaraksa berikut simbol-simbolnya.
"Gapura setinggi 13 meter ini akan dibangun dengan konsep modern dengan taksiran
biaya per satu gapura sebesar Rp4,5 miliar," jelasnya.
 
Tidak hanya itu, disepanjang jalan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang
akan dilengkapi taman. "Setiap satu kilometernya dipasang shelter angkutan,"
katanya. Alasan pembangunan dan penataan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang
menurut Herry adalah karena selama ini Kabupaten Tangerang tidak memiliki simbol
pemerintahan. "Padahal ini penting," tegasnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi
mengatakan, proyek pembangunan jalan sepanjang 12 kilometer itu akan rampung pada
tahun ini. "Kami akan memperbaiki sekaligus melebarkan dan selesai pada tahun ini,"
katanya.
 
Berdasarkan pantauan Tangerang News.com , jalan utama menujuk ke dua gedung penting di Kabupaten Tangerang itu tak pernah mulus. Hingga siang ini jalan yang terbuat dari beton itu menjorok kedalam. Betonnya terlihat patah.
 
Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Kabupaten Tangerang Kompol Risto
Samudra penyebab jalan di Kabupaten Tangerang rusak adalah karena jalan yang
dilalaui tidak sesuai dengan beban berat kendaraan. "Bagaimana tidak hancur, jalan
untuk kendaraan berat kok disamakan dengan jalan untuk kendaraan umum. Seharusnya
jalan untuk kendaraan trailer ya dibuat sesuai dengan kapasitasnya," ucapnya.(te/dira)
 

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill