Connect With Us

Miliki 8 Butir Ekstasi, Sepasang Kekasih Ini Ditangkap di Serpong

Mohamad Romli | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:00

Tersangka NF, 19, dan SY, 23, tersangka pengedar ekstasi saat ungkap kasus di halaman Mapolresta Tangerang, Senin (15/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-NF, 19, perempuan bertubuh langsing tersebut hanya bisa tertunduk, sesekali ia berusaha membetulkan posisi penutup wajahnya. NF ditangkap aparat kepolisian Polsek Mauk karena kedapatan memiliki empat butir ekstasi.

Warga Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Tangsel tersebut tak mengeluarkan sepatah kata pun saat Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif memintanya memberikan keterangan kepada wartawan terkait kasus yang menjeratnya saat ungkap kasus di halaman Mapolresta Tangerang, Selasa (15/8/2017).

SY, 23, seorang lelaki yang berdiri disampingnya justru yang angkat bicara. Diduga pemuda tersebut adalah kekasihnya. Kepada wartawan, SY, yang juga warga Kelurahan Benda Baru, Pamulang menuturkan ikhwal dia dan kekasihnya yang saat ini dijerat Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 112 ayat 1 UU No 35/2009 tentang Narkotika.

"Saya beli ekstasi tersebut dari seorang bandar di Tangerang," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi menangkap NF dengan menyamar sebagai pembeli. Setelah dilakukan komunikasi untuk pura-pura memesan ekstasi tersebut, maka Jumat (4/8/2017) antara petugas polisi yang menyamar sepakat untuk bertemu dengan NF sekitar pukul 03.00 WIB di satu tempat di Jalan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

NF yang tidak menduga bahwa orang yang akan membeli ekstasi darinya adalah seorang polisi pun membawa empat butir barang haram tersebut. Saat transaksi, NF pun dibekuk oleh petugas.

Setelah menggali keterangan dari NF, polisi mendapatkan informasi bahwa NF mendapatkan ekstasi tersebut dari seorang pemuda berinisial SY. Polisi pun kemudian memburu dan berhasil menangkap SY. Saat SY digeledah, polisi kembali mendapatkan empat butir ekstasi sebagai barang bukti.

Dari pengakuan SY, selain menjual, ia juga mengkonsumsi barang terlarang tersebut,” kata Kapolres.(RAZ)

TANGSEL
Sungai Cisadane Diduga Tercemar, PDAM Aetra Tangerang Alami Gangguan

Sungai Cisadane Diduga Tercemar, PDAM Aetra Tangerang Alami Gangguan

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:03

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aetra Tangerang melalui unggahan resminya menyampaikan adanya penurunan kualitas air baku.

BISNIS
ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Efisien di Tengah Tekanan Biaya Industri

ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Efisien di Tengah Tekanan Biaya Industri

Senin, 9 Februari 2026 | 14:21

Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) semakin menjadi agenda strategis bagi sektor industri di Indonesia.

BANTEN
PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

Senin, 9 Februari 2026 | 19:38

Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill