Connect With Us

16 Jam, Kebakaran di PT Bosung Pasar Kemis Belum Berhasil Dipadamkan

Mohamad Romli | Jumat, 27 Oktober 2017 | 13:00

Tampak petugas sedang berusaha memadamkan terbakarnya PT Bosung Indonesia di Pasar Kemis, Tangerang, Jumat (27/10/2017). (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Api yang menghanguskan gudang bahan baku PT Bosung Indonesia yang terjadi dari tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB hingga saat ini, Jumat (27/10/2017) pukul 11.00 WIB belum berhasil dipadamkan.

Supriyanto, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengatakan percikan api masih terjadi di gudang bahan baku pabrik yang memproduksi karton tersebut.

"Sekarang kami masih melakukan pendinginan, percikan api masih ada di gudang yang terbakar," ujarnya kepada TangerangNews.com, Jumat (27/10/2017).

Delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Desa Sindangsari, Pasar Kemis.

"Salah satu kendalanya jarak sumber air cukup jauh, sekitar satu kilometer, jadi kami harus mobile," tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, kerugian pihak perusahaan pun belum bisa ditaksir. Sementara penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(RAZ/HRU)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill