Connect With Us

7 Korban Kebakaran Kosambi Dirawat di RSU Tangerang

Mohamad Romli | Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:00

Lili Kholidah, Petugas Krisis Center RSU Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Tujuh orang korban ledakan mercon di gudang petasan dan kembang api di PT Panca Buana Cahaya Sukses, Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing, RT 20/10, Kosambi dirawat di RSU Kabupaten Tangerang.

Lili Kholidah, petugas krisis center RSU Kabupaten Tangerang korban yang dirawat di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 9, Kota Tangerang tersebut adalah korban yang tidak mampu ditangani oleh pihak RS BUN karena korban mengalami luka bakar disekujur tubuhnya.

"Korban yang pertama masuk kesini sekitar pukul 11.40 WIB, atas nama Nurhayati," ujarnya, Kamis (26/10/2017).

Korban yang berusia 20 tahun saat ini masih dirawat di ruang ICU. Korban lainnya yang masih terbaring diruanh ICU adalah Siti Fatimah, 15. Hampir 60 persen tubuh Siti melepuh terbakar.

Sementara satu korban yang mengalami luka paling parah adalah Atin Puspita, 32. Korban yang saat ini tengah dioperasi oleh tim dokter rumah sakit milik Pemkab Tangerang tersebut.

Empat korban lainnya dirawat diruang Soka, yakni  Lilis, 22, mengalami luka bakar 60 persen, Sami, 35, mengalami luka bakar 50 persen, M Khadiman, 25, mengalami luka bakar 40 persen dan Anggi, 18, juga mengalami luka bakar sekitar 40 persen.(DBI/HRU)

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill