Connect With Us

Ditemukan Satu Jasad Anak Kecil dalam Kebakaran Gudang Petasan di Kosambi

Mohamad Romli | Jumat, 27 Oktober 2017 | 12:00

Tampak petugas sedang berusaha memadamkan terbakarnya gudang petasan di Komplek Pergudangan 99, Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews 2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menemukan satu jasad anak kecil dalam insiden kebakaran di gudang kembang api milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing, RT 20/10, Kosambi, Kamis (26/10/2017).

"Dari jasadnya memang anak kecil, saya perhatikan juga dari tulangnya, masih tulang anak kecil," ujar Haerul Fiqri, petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang yang melakukan evakuasi jasad korban tersebut, Jumat (27/10/2017).

Kondisi korban dikatakannya sudah hangus terbakar, sehingga yang tersisa hanya tinggal beberapa bagian tubuh dengan kondisi daging yang mengering akibat terpanggang api.

"Katanya sih anak mandor yang sedang main disitu, tapi belum tahu juga kebenaran informasinya," tambahnya.

Ia pun menceritakan situasi mencekam pada saat dirinya melakukan evakuasi puluhan jasad korban, kondisi asap yang mengepul mengurangi jarak pandang mata, bahkan senter yang digunakan pun tak banyak membantu fungsi untuk menerabas ke dalam gedung.

"Mayat bergelimpangan diatas lantai dengan kondisi sudah hangus, saya mengangkatnya satu persatu, terus dimasukkan ke kantong mayat," tambahnya.

Ia juga melihat beberapa karyawan lain yang masih hidup dalam kondisi pasrah dibelakang gudang tersebut. Sementara kondisi gerbang terkunci.

"Mereka ada yang nyandar ke tembok dengan kondisi lemas lalu langsung berlarian ke luar saat tembok berhasil dijebol polisi," terangnya.

Peristiwa tersebut tidak mudah dilupakannya, pria berprawakan tinggi langsing ini bahkan bergidik saat menceritakan peristiwa naas tersebut. "Sampai sekarang saya belum bisa makan, karena masih merasa mual," tukasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill