Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sekitar 500 alumni SMPN 1 Kosambi lintas angkatan, menggelar aksi menolak sekolah tersebut direlokasi oleh Pemkab Tangerang, Minggu (17/12/2017).
Diketahui, Disdik Kabupaten Tangerang berencana merelokasi SMPN 1 Kosambi karena berada di lokasi pergudangan.
Sekolah tersebut menjadi dikenal publik pasca terjadinya kebakaran pabrik kembang api dilokasi itu yang menewaskan puluhan pekerjanya serta puluhan korban luka lainnya.
BACA JUGA:
Aksi para alumni tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di area sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Salembaran, Desa Cengklong, Kosambi.
Menggunakan ikat kepala bertuliskan "Tolak Relokasi SMPN 1 Kosambi", mereka melakukan orasi dan membubuhkan tanda tangan diatas kain sebagai bentuk penolakan atas rencana relokasi sekolah tersebut.
Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Lintas Angkatan SMPN 1 Kosambi, Ubaedillah kepada TangerangNews.com mengatakan, rencana relokasi sekolah oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tidak memiliki dasar yang kuat, karena tidak subtansi masalahnya.

"Mereka tidak memberikan alasan yang logis secara akademik atas rencana relokasi, sehingga kami menolaknya," ujarnya.
Ia menjelaskan, jika alasan relokasi sekolah karena berada dilokasi dekat pergudangan, semestinya harus digarisbawahi bahwa sekolah berdiri tersebut berdiri lebih awal dibandingkan bangunan pergudangan.
"Sekolah ini ada sejak tahun 1985, jauh sebelum dikelilingi pergudangan. Kepentingan pendidikan jangan dikalahkan oleh industrialisasi," tegasnya.
Lokasi sekolah yang berdiri diatas lahan seluas 6.686 meter persegi itu juga sangat strategis, karena memiliki akses jalan yang baik. Selain itu fasilitas sekolah juga relatif sudah lengkap yang mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Siswa serta guru pun merasa nyaman melakukan aktivitas KBM," imbuhnya.
Sementara kalau pilihan pihak Dinas Pendidikan akan merelokasi sekolah, ia mengingatkan rencana tersebut akan menyedot anggaran APBD Kabupaten Tangerang yang tidak sedikit, sebab harus menyiapkan lahan serta kebutuhan fisik bangunan lainnya.
"Sekolah ini juga letaknya dekat dengan pemukiman padat penduduk, memudahkan siswa menjangkau lokasi sekolah," tukasnya.
Tampak dalam aksi tersebut, hadir juga Darmo Kepala Desa Salembaran, Pinan Kepala Desa Cengklong, Prayogo Ketua Forum Alumni SMPN 1 Kosambi Lintas Angkatan, serta Napsin anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang juga alumni sekolah tersebut.(DBI/RGI)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews