Connect With Us

Tolak Sekolah direlokasi, Alumni SMPN Kosambi Gelar Aksi

Mohamad Romli | Minggu, 17 Desember 2017 | 16:00

Para alumni SMPN 1 Kosambi lintas angkatan, menggelar aksi menolak sekolah tersebut direlokasi oleh Pemkab Tangerang, Minggu (17/12/2017). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 500 alumni SMPN 1 Kosambi lintas angkatan, menggelar aksi menolak sekolah tersebut direlokasi oleh Pemkab Tangerang, Minggu (17/12/2017).

Diketahui, Disdik Kabupaten Tangerang berencana merelokasi SMPN 1 Kosambi karena berada di lokasi pergudangan. 

Sekolah tersebut menjadi dikenal publik pasca terjadinya kebakaran pabrik kembang api dilokasi itu yang menewaskan puluhan pekerjanya serta puluhan korban luka lainnya.

BACA JUGA:

Aksi  para alumni tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di area sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Salembaran, Desa Cengklong, Kosambi. 

Menggunakan ikat kepala bertuliskan "Tolak Relokasi SMPN 1 Kosambi", mereka melakukan orasi dan membubuhkan tanda tangan diatas kain sebagai bentuk penolakan atas rencana relokasi sekolah tersebut.

Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Lintas Angkatan SMPN 1 Kosambi, Ubaedillah kepada TangerangNews.com mengatakan, rencana relokasi sekolah oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tidak memiliki dasar yang kuat, karena tidak subtansi masalahnya.

"Mereka tidak memberikan alasan yang logis secara akademik atas rencana relokasi, sehingga kami menolaknya," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika alasan relokasi sekolah karena berada dilokasi dekat pergudangan, semestinya harus digarisbawahi bahwa sekolah berdiri  tersebut berdiri lebih awal dibandingkan bangunan pergudangan.

"Sekolah ini ada sejak tahun 1985, jauh sebelum dikelilingi pergudangan.  Kepentingan pendidikan jangan dikalahkan oleh industrialisasi," tegasnya.

Lokasi sekolah yang berdiri diatas lahan seluas 6.686 meter persegi itu juga sangat strategis, karena memiliki akses jalan yang baik.  Selain itu fasilitas sekolah juga relatif sudah lengkap yang mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Siswa serta guru pun merasa nyaman melakukan aktivitas KBM," imbuhnya.

Sementara kalau pilihan pihak Dinas Pendidikan akan merelokasi sekolah, ia mengingatkan rencana tersebut akan menyedot anggaran APBD Kabupaten Tangerang yang tidak sedikit, sebab harus menyiapkan lahan serta kebutuhan fisik bangunan lainnya.

"Sekolah ini juga letaknya dekat dengan pemukiman padat penduduk, memudahkan siswa menjangkau lokasi sekolah," tukasnya.

Tampak dalam aksi tersebut, hadir juga Darmo Kepala Desa Salembaran, Pinan Kepala Desa Cengklong, Prayogo Ketua Forum Alumni SMPN 1 Kosambi Lintas Angkatan, serta Napsin anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang juga alumni sekolah tersebut.(DBI/RGI)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

NASIONAL
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Senin, 22 Juni 2026 | 12:44

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada 9 Juni 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill