KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria bernama Fahri Gusrin Tardi berusia 19 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Perumahan Medang Lestari Raya Blok D5/I 17 RT 3/10, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa yang membuat heboh seisi Medang Lestari itu terjadi sekitar pukul 04.30 Selasa (20/2/2018).
Tampak di lokasi, terlihat para warga dan petugas Kepolisian dari Polsek Pagedangan telah berdatangan ke rumah korban yang bekerja sebagai OB di sebuah perusahaan swasta itu.
Menurut informasi yang didapat TangerangNews.com dari warga sekitar, korban sama sekali tidak terlihat memiliki beban atau masalah selama ini. Sehingga keluarga dan tetangga tidak menyangka korban nekat melakukan aksi bunuh diri seperti itu.

"Tidak pernah terlihat korban memiliki masalah berat. Karenanya kami tetangga terkejut," katanya. Meski begitu, diduga korban ingin melanjutkan sekolah.
Sebab sebelumnya sempat curhat kepada orangtua, bahwa ingin pekerjaan yang lebih baik dari saat ini.
Sementara itu, petugas Polsek Pagedangan masih melakukan upaya penyelidikan. Sedangkan jasad korban telah diturunkan dari tali sekitar pukul 06.15.
"Kami masih mengumpulkan barang bukti dugaan bunuh diri tersebut," ujar Bripda Arief Budiman salah seorang anggota polisi kepada TangerangNews.com.(DBI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews