Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Empat jasad korban kebakaran di Perumahan Bukit Gading Cisoka, Blok B2 No 25, Desa Selapajang, Cisoka berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran dan polisi, Selasa (21/8/2018).
Keempat korban adalah satu anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anak. Saat dievakuasi, korban berada di dalam satu kamar dengan kondisi tubuh hangus terbakar.
BACA JUGA:
Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti mengatakan, korban pria dewasa adalah Budiman berusia 45 tahun. Budiman adalah kepala keluarga sementara korban perempuan dewasa adalah Sri Handayani, 35 tahun, yang tak lain istri dari Budiman.

Sementara, korban lainnya seorang anak perempuan, yaitu Syafira Aulin Nurbaiti, tiga tahun dan seorang anak laki-laki bernama Ferdi umur satu tahun.
"Korban sudah sekitar 10 tahun tinggal disini, sebelumnya di Jakarta," katanya.
Lanjut Uka, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut dengan menurunkan tim forensik ke lokasi kejadian. Dugaan awal, kata Uka, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas dan korsleting listrik.
"Tapi pastinya kami masih menunggu hasil laboratorium forensik yang masih melakukan pendalaman hingga saat ini," jelasnya.
Keempat jasad korban kini telah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakulan autopsi.
Diketahui, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. warga setempat mengetahui terjadi kebakaran di kompleks perumahan itu saat api telah berkobar.(MRI/RGI)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPerjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews