Connect With Us

Diduga Resahkan Warga, 6 Debt Collector & Pak Ogah Diamankan Polsek Kelapa Dua

Muhamad Heru | Sabtu, 8 September 2018 | 22:00

Polsek Kelapa Dua menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) terhadap debt collector yang diduga sering meresahkan masyarakat, Sabtu (8/9/2018) sore. (TangerangNews.com/2018 / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pria yang diduga Mata Elang (Debt Kolektor) dan Pak Ogah (tukang parkir liar) diamankan aparat Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang saat operasi premanisme karena telah meresahkan masyarakat setempat, Sabtu (8/9/2018) sore.

Kapolsek Kelapa Dua Kompol Stephanus Luckyto Andri Wica mengatakan, dalam kegiatan operasi premanisme tersebut, pihaknya mengamankan sekitar enam Mata Elang dan lima tukang parkir liar. 

Disebutkan Lucky ke enam orang yang diamankan masing-masing berinisial  AH, 35, Iw, 23, Sg, 22, Jy, 46, Hi, 45, dan Hr, 35.

"Mereka kami amankan karena meresahkan serta menganggu kenyaman masyarakat, maka dari itu kami melakukan operasi terhadap mereka," ujarnya, Sabtu (8/9/2018) sore. 

Sementara itu, kelima parkir liar tersebut masing-masing ER, 27, MH, 26, US, 40, S dan H, 17. Mereka diamankan karena menggunakan badan jalan di Pertigaan Sosro dan Pertigaan Diklat Pemda sebagai lahan parkir. 

Adapun tujuan mengamankan sejumlah premanisme di wilayah tersebut untuk menciptakan rasa aman. 

"Saat ini para pelaku di bawa ke Polsek Kelapa Dua dan selanjutnya akan diberikan arahan dan pembinaan," tukasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill