Connect With Us

Kontrakan di Cisoka Dijadikan Pabrik Ciu, Ribuan Bungkus Diamankan

Maya Sahurina | Kamis, 13 September 2018 | 12:14

Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti saat menemukan Miras dengan kadar alkohol tinggi di Sebuah rumah kontrakan di Kampung Ancol Lebak, RT 15/08, Desa Cikareo, Solear, Kabupaten Tangerang, (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebuah rumah kontrakan di Kampung Ancol Lebak, RT 15/08, Desa Cikareo, Solear, Kabupaten Tangerang, digerebek petugas Polsek Cisoka, Rabu (12/9/2018) sore.

Dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti itu, petugas menemukan ribuan miras jenis ciu siap edar.

Miras dengan kadar alkohol tinggi itu dikemas dalam plastik, sebanyak 1.380 bungkus ditemukan dalam 23 karung dan 114 bungkus masih di dalam sebuah bak ember plastik.

Petugas menduga, lokasi tersebut diduga dijadikan tempat pengoplosan miras, karena dari lokasi, ditemukan juga 10 drigen ciu dan 37 drigen kosong bekas berisi ciu.

"Penggerebekan ini karena ada laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas di lokasi itu," ujar Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, Kamis (13/9/2018).

Kata Uka, warga sebenarnya sudah mencurigai aktivitas di dalam bangunan yang tertutup itu sejak sekitar enam bulan yang lalu. Karena, bau menyengat alkohol tercium saat melintas di bangunan tertutup itu. 

Namun, karena sulit membuktikan, warga pun tidak berani melaporkan ke pihak berwajib. Bahkan, pemilik tempat itu pun mengaku tak mengetahui jika bangunan miliknya dikontrak seseorang berinisial YD untuk dijadikan tempat pengoplosan miras.

"Tempatnya memang tertutup, bahkan pagar pun selalu terkunci. Warga hanya melihat sering ada tiga kendaraan keluar masuk bangunan," jelasnya.

Saat penggerebekan itu berlangsung, petugas tidak menemukan karyawan atau pemilik miras oplosan itu. Diduga rencana penggerebekan itu telah bocor.

"Informasi yang kami himpun, tadi siang masih ada satu orang di lokasi, namun saat kami datangi, sudah tak ada seorang pun di lokasi," bebernya.

Sejumlah barang bukti telah diamankan petugas, sementara pintu gerbang bangunan itu telah dipasangi garis polisi.

"Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," tukasnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill