Connect With Us

Tahun Politik, SPN Imbau Warga Waspadai Hoaks

Maya Sahurina | Jumat, 30 November 2018 | 22:41

DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten menggelar diskusi publik bertajuk Partisipasi Damai Tanpa Berita Hoaks, Memilih Wakil Rakyat dan Pemimpin Nasional di Rumah Makan Joglo, Tigaraksa, Jumat (30/11/2018). (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga diimbau aktivis buruh dari DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten untuk lebih mewaspadai informasi palsu (hoaks). Pasalnya penyebaran hoaks disinyalir akan meningkat jelang Pemilu 2019.

Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk Partisipasi Damai Tanpa Berita Hoaks, Memilih Wakil Rakyat dan Pemimpin Nasional yang dihelat DPD SPN Banten di Rumah Makan Joglo, Tigaraksa, Jumat (30/11/2018).

DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten

Dikatakan Ahmad Saukani, Ketua DPD SPN Banten, pelaku penyebar hoaks bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE. Di dalam pasal itu disebutkan, "Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp1 miliar."

Karenanya ia berharap, media sebagai pemberi informasi harus dapat melakukan pendidikan politik kepada masyarakat.  

"Saya ingin menanamkan pemahaman kepada anggota SPN dan masyarakat, agar mereka tidak mudah dipengaruhi oleh pihak pihak berkepentingan (pembuat hoaks)," ujarnya.

Ditambahkan AKBP Nowo Hadi Nugroho, Wakil Intelkam Polda Banten, untuk mencegah berita hoaks tentunya harusnya ditelaah dan disaring terlebih dahulu. 

AKBP Nowo Hadi Nugroho, Wakil Intelkam Polda Banten.

AKBP Nowo Hadi Nugroho, Wakil Intelkam Polda Banten.

"Kami terus memberikan pencerahan kepada masyarakat bagaimana cara mencari fakta yg benar agar terhindar dari hoaks," ujar Nowo. 

Masih kata Nowo, agar terhidar dari informasi hoaks, saat menerima informasi, tidak serta merta disebarkan, namun terlebih dahulu diperiksa kebenarannya dengan melakukan kroscek atas isi informasi tersebut.

"Tentunya ada media pembanding, cek dan ricek, jangan serta merta  menyebarkan apa yang didapat, langsung di-share ,namun harus disaring dulu," kata Nowo.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill