Connect With Us

Desa di Tangerang Belum Sadar Literasi

Maya Sahurina | Kamis, 13 Desember 2018 | 20:01

Kabid Deposit (pengadaan buku), Pengembangan dan Kerjasama pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tangerang, Muhamad Ilyas. (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Kondisi gerakan literasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat perlu dukungan pemerintah desa. Namun, dari 246 desa di Kabupaten Tangerang, baru beberapa desa saja yang sudah memiliki perpustakaan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tangerang pun mengaku akan terus mendorong agar setiap desa memiliki perpustakaan.

Kabid Deposit (pengadaan buku), Pengembangan dan Kerjasama pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tangerang  Muhamad Ilyas mengatakan pihaknya akan terus mendorong desa agar membentuk perpustakaan desa. 

"Karena melihat dari tahun ke tahun minat baca anak-anak juga semakin meningkat, tentu ini meningkatkan minat baca masyarakat. Terlebih jika ada perpustakaan di setiap desa, agar lebih mempermudahkan dalam mengunjungi perpustakaan, tidak harus jauh-jauh," kata Ilyas saat ditemui TangerangNews.com, Kamis  (13/12/2018)

Ia juga mengatakan, terkait pengadaan  perpustakaan diatur dalam Undang-undang No. 43/2014 tentang Perpustakaan, dimana salah satu amanat dalam UU tersebut adalah setiap desa harus memiliki perpustakaan. 

“Pengadaan perpustakaan ini tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah, karena harus sesuai potensi SDM juga  serta didukung keberadaan pengurus perpustakaan desa nantinya," tambahnya.

Ditanya soal berapa jumlah desa yang sudah memiliki perpustakaan, pihaknya belum memiliki data yang pasti.

“Untuk jumlah, baru beberapa desa saja, hanya ada beberapa perpustakaan yang mandiri, seperti TBM, dan yang mengadakan juga dari organisasi, Karang Taruna, dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau, agar tiap keputusan yang dibuat Kepala Desa untuk pengadaan perpustakaan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, karena untuk pembentukan perpustakaan harus sesuai dengan persyaratan. 

“Pengadaan perpustakaan itu, tentu sudah ada dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan pembentukan perpustkaan desa harus sesuai dengan atura yang dibuat, dari bentuk bangunan, pengadaan buku dan juga sumber daya manusianya," tutup Ilyas.(RMI/HRU)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill