Connect With Us

Gandeng KNPI, Bupati Tangerang Dorong Pemuda Geluti Pertanian

Muhamad Heru | Sabtu, 5 Januari 2019 | 14:00

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengikuti Panen Bayem Ungu di lahan pertanian milik Mas Bagas, petani asal Rawalini, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Jumat (4/01/2019). (TangerangNews/2018 / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang mendorong masyarakat, khususnya pemuda, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) agar menggeluti bidang pertanian, agar bisa memenuhi kebutuhan pangan Kabupaten Tangerang.

Hal ini disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengikuti Panen Bayem Ungu di lahan pertanian milik Mas Bagas, petani asal Rawalini, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Jumat (4/01/2019).

“Kita sengaja mengajak pemuda yang tergabung di KNPI dan ITMI untuk bisa belajar bagaimana memaksimalkan pertanian dalam era kekinian, karena hal ini sudah dibuktikan oleh Mas Bagas, Petani Asal Teluknaga yang berhasil dalam menggeluti pertanian," paparnya.

Dirinya menilai sebagai seorang petani sukses, Bagas bisa menjadi inspirasi bagi pemuda Kabupaten Tangerang dalam menggeluti pertanian, hingga menjadi modal penting pemerintah dalam memenuhi ketahanan pangan dengan memaksimalkan lahan pertanian.

“Pemuda harus inovatif dalam membaca potensi dan peluang yang ada, meski Kabupaten Tangerang dikelilingi industri, namun pertanian bisa tetap tumbuh dalam jalurnya tanpa harus tergerus oleh perkembangan jaman,” tegasnya.

Zaki menyebutkan, Kabupaten Tangerang mulai pada tahun 2019 akan memaksimalkan kebutuhan pangan dengan melakukan pemanfaatan lahan.

Konsepnya, ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang bukan hanya sawah dan padi lagi, tapi juga sayur-mayur, buah-buahan dan produk holtikultura.

“Kita sama-sama dengan KNPI melihat potensi holtikultura sayur-mayur dan buah-buahan di Kabupaten Tangerang yang nantinya para pemuda inilah yang menggerakan dan menjalankan, artinya Bagas bisa menjadi lokomotif nanti untuk pergerakan Pemuda turun ke kebun ataupun Pemuda turun ke ladang,” ucap Zaki.

Sedangkan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Adang Akbarudin mengatakan siap menghadapi tantangan Bupati tersebut, supaya pemuda terutama KNPI menjadi garda terdepan dalam membantu Ketahanan Pangan ini. Jarena memang KNPI memiliki potensi pemuda kreatif dalam pertanian dan peternakan.

“Bertani adalah warisan leluhur, namun demikian KNPI memiliki konsep sendiri dalam membantu pemerintah tersebut, diantaranya adalah dengan membangun Bisnis Argo Wisata dan budidaya perikanan,” terangnya.

Menurut Adang atau yang biasa dipanggil Abek ini mengakui kalau konsep wisata pertanian ini akan lebih menguntungkan bagi petani, selain sukses dari hasil pertanian dan sektor wisatanya.

“Jadi ketika bertani kita punya dua keuntungan finansial dari jalur pertanian, dimana dari pertanian sendiri serta dari wisatanya, serta keuntungan dari sektor budidaya peternakan,” jelasnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

NASIONAL
Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:43

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill