Connect With Us

DLHK Tangerang Wacanakan Ada Bank Sampah di Tiap Desa

Maya Sahurina | Kamis, 10 Januari 2019 | 19:55

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Syaifullah. (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Persoalan sampah di Kabupaten Tangerang masih belum menemukan solusi penyelesaiannya. Konsep pengelolaan sampah yang saat ini  terjadi baru sebatas menampung di TPA Jatiwaringin, Mauk. Pemkab Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) pun mewacanakan bank sampah sebagai solusi.

"2019  ini akan pembentukan bank sampah di desa atau  kelurahan, ini menjadi tempat untuk mengurangi tumpukan sampah di setiap  wilayah," ujar Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Syaifullah, Kamis (10/1/2019).

Syaiful menyakini, bank sampah menjadi alternatif mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Jatiwaringin, karena mengatasi persoalan dari hulu, yaitu tingkat rumah tangga.

"Mayarakat juga jadi lebih pintar dan cerdas  untuk mengelola sampah. Jadi minimal sampah tidak dibuang ke sembarang tempat, tapi ke bank sampah," tambahnya.

Pengelolaan sampah melalui Bank Sampah ini diadopsi oleh sejumlah komunitas masyarakat di berbagai daerah, sehingga ia mengaku optimis dapat juga diimplementasikan di Kabupaten Tangerang.

Kata Saiful, jenis sampah yang memiliki nilai ekonomis namun tidak dapat didaur ulang ditingkat rumah  tangga, nantinya  akan disetorkan ke bank sampah.

"Bank sampah yang mengelola nanti itu masyarakat dan kita yang memfasilitasi. Dan kita melegal formalkan, plastiknya kemana, besinya kemana, juga memilah mana sampah yang dapat didaur ulang," bebernya.

Dengan bank sampah, Syaiful juga merasa yakin volume sampah yang ditampung TPA Jatiwaringin dapat berkurang.

"Tinggi tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin sudah 5 meter, maka kita akan bentuk bank sampah. Itu nanti, makanya saya akan bentuk lembaganya dulu," jelasnya.

Ia juga berharap, masyarakat dapat melakukan pengolahan sampah sejak ditingkat rumah tangga dan tingkat komunitas, agar sampah tidak menumpuk di tempat pembuangan sampah. 

"Masyarakat tolong lah lebih pintar lagi dalam pengelolaan sampah, seperti TPA Jatiwaringin, agar tidak keluar area (komunitas)," tutupnya.(RAZ/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill