Connect With Us

Akhir Pekan, Ratusan Mancing Mania Padati Pantai Tanjung Kait

Mohamad Romli | Sabtu, 2 Maret 2019 | 20:38

Komunitas Mancing Bagan Mania (MBM). (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang memadati kawasan pantai Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/3/2019). Rupanya, mereka yang kompak mengenakan kaus warna merah bergambar ikan adalah para mancing mania yang tergabung di  Komunitas Mancing Bagan Mania (MBM).

Selama dua hari hingga esok, komunitas tersebut menggelar lomba mancing bulanan ke-34.

Ketua komunitas MBM, Efendi menjelaskan, bahwa lomba mancing bulanan tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar komunitasnya.

Komunitas Mancing Bagan Mania (MBM).

Kali ini, kata Efendi, lomba bulanan MBM diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

"Lomba dibagi dua sesi, dimulai pada hari Sabtu, (2/3/19) pukul 15.00 WIB, dan finish pada hari Minggu (3/3/19) pada pukul 11.00 WIB," ujar Efendi, Sabtu (2/3/19).

Ia menjelaskan, pantai Tanjung Kait menjadi lokasi paling diburu oleh para penghobi mancing bagan, karena jenis ikannya yang beragam serta fasilitas yang mendukung.

"Pada dasarnya semua pantai sama, namun di pantai Tanjung Kait fasilitasnya lebih mendukung seperti jenis ikan yang lebih banyak, bagan yang berjumlah hampir 300 bagan, serta penyediaan perahu yang memadai. Jadi lebih mendukung untuk perlombaan mancing," bebernya.

Keberadaan komunitas MBM, jelasnya, pada akhirnya berkontribusi juga pada masyarakat pesisir di wilayah itu. Pasalnya, kegiatan yang melibatkan ratusan peserta itu berdampak ekonomis bagi masyarakat setempat, seperti kebutuhan konsumsi untuk para peserta, sewa perahu, sewa bagan, penyediaan u.pan dan parkir kendaraan.

"Banyak keuntungan dari kehadiran MBM di pantai Tanjung Kait. Para pedagang makanan sangat diuntungkan, karena peserta membutuhkan konsumsi yang cukup banyak saat bermalam mengikuti lomba. Selain itu, kebutuhan umpan, perahu, sewa bagan dan parkir kendaraan juga menjadi penghasilan bagi masyarakat," jelasnya.

Pantauan di lokasi, ratusan peserta itu, setelah melakukan pendaftaran kepada panitia, mereka pun bergegas membawa perlengkapan mancing dan konsumsi menuju  bagan yang berada di tengah laut dengan menggunakan perahu yang disewa dari nelayan setempat.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill