Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita ditemukan tewas di apartemen the Habitat, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/5/2019) petang.
Informasi yang dihimpun dari Oca, 29, salah satu penghuni apartemen tersebut, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 17.30 WIB. Kata Oca, korban tewas di tower C kamar 311.
BACA JUGA :
"Tadi ramai saat menjelang berbuka puasa. Informasinya tewas karena dibunuh," ungkapnya kepada awak media di lokasi.
Saat ditemukan, lanjutnya, korban dalam kondisi diikat pada tangan dan kaki dengan kondisi tak berbusana. Selain itu, terdapat luka biru pada leher korban. Diduga, korban tewas karena dicekik.
"Ada bekas luka biru di lehernya. Diduga karena dicekik," tambahnya.
Ditanya terkait keseharian korban, Oca mengatakan bahwa korban bukan penghuni apartemen tersebut. Namun, sejak beberapa bulan terakhir sering terlihat mondar-mandir di lokasi.
"Bukan penghuni apartemen ini, tapi sering terlihat," tuntasnya
Sementara, informasi dari personel kepolisian yang tidak bersedia disebutkan identitasnya di lokasi, korban adalah Sulastri alias Tari, usia 21 tahun.
Pantauan TangerangNews, pukul 23.50 WIB, tampak personel dari Unit Reskrim Polres Tangsel bersiaga di lokasi.
Kapolsek Kelapa Dua Kompol Affendi yang terjun ke lokasi belum bisa diminta keterangan terkait dugaan kasus pembunuhan tersebut.
"Nanti aja. Jangan tanya-tanya dulu," singkatnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGUpaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews