Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Linda Agustina, seorang guru Sekolah Dasar (SD) Pasanggarahan 2, Kecamatan Solear menjadi korban aksi penjambretan terjadi di Jalan Cisoka - Cangkudu, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/5/2019) pagi.
Peristiwa itu terjadi saat korban hendak berangkat mengajar sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban yang melaju menggunakan sepeda motor tiba-tiba dipepet oleh pemotor tak dikenal di depan Klinik Nugraha, Kecamatan Cisoka.
Tiba-tiba dilokasi, tas selempang korban ditarik oleh pelaku. Sempat terjadi aksi tarik menarik tas antara korban dengan pelaku, sampai akhirnya pelaku terjatuh dari sepeda motornya. Tas tersebut pun raib disikat pelaku.
"Tasnya lagi diselempangi sama korban, tiba-tiba ada laki-laki dari arah belakang langsung ngerampas tasnya," kata Eneng, salah seorang rekan korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius akibat terjatuh dari sepeda motor hingga tak sadarkan diri. Saat ini korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Karawaci untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti mengatakan, masih melakukan penyelidikan terkait kasus penjambretan yang menimpa guru SD tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus jambret itu. Anggota juga akan mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat," kata Uka.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews