Connect With Us

HUT Bhayangkara, Polresta Tangerang Rayakan di Tempat Terpencil

Maya Sahurina | Rabu, 10 Juli 2019 | 11:39

Upacara Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara 2019, di Lapangan Nunggul, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (10/7/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara 2019, Polresta Tangetang merayakannya dengan berbagai kegiatan di Lapangan Nunggul, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (10/7/2019).

Berbagai kegiatan yang digelar pada HUT Bhayangkara ke-73 di ikuti oleh anggota Polresta Tangerang, TNI, Forkominda dan juga masyarakat. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, kegiatan di adakan merupakan kemeriahan untuk rakyat di berikan untuk rakyat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah terpencil karena masyarakat bagian dari Polri, sehingga mereka harus ikut merasakannya.

Baca Juga :

"Ini bentuk pesta rakyat, kegiatan yang kita laksanakn untuk menarik perhatian dan meriahkan HUT Bhayangkara," ujar Sabilul.

Selain itu, kata Sabilul, agar TNI  Polri, semua semakin solid dan lebih bersinergi menjalankan tugas dalam melindungi serta mengamankan masyarakat.(RAZ/HRU)

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill