Connect With Us

HUT Bhayangkara, Polresta Tangerang Rayakan di Tempat Terpencil

Maya Sahurina | Rabu, 10 Juli 2019 | 11:39

Upacara Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara 2019, di Lapangan Nunggul, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (10/7/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara 2019, Polresta Tangetang merayakannya dengan berbagai kegiatan di Lapangan Nunggul, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (10/7/2019).

Berbagai kegiatan yang digelar pada HUT Bhayangkara ke-73 di ikuti oleh anggota Polresta Tangerang, TNI, Forkominda dan juga masyarakat. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, kegiatan di adakan merupakan kemeriahan untuk rakyat di berikan untuk rakyat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah terpencil karena masyarakat bagian dari Polri, sehingga mereka harus ikut merasakannya.

Baca Juga :

"Ini bentuk pesta rakyat, kegiatan yang kita laksanakn untuk menarik perhatian dan meriahkan HUT Bhayangkara," ujar Sabilul.

Selain itu, kata Sabilul, agar TNI  Polri, semua semakin solid dan lebih bersinergi menjalankan tugas dalam melindungi serta mengamankan masyarakat.(RAZ/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill