Connect With Us

Tigaraksa Diguyur Hujan Deras, Jalan Pemda Tergenang

Maya Sahurina | Rabu, 28 Agustus 2019 | 19:13

Tampak jalan raya Pemda Tigaraksa tergenangi air hujan. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/7/8/2019) petang.

Hujan mulai turun sekitar pukul 18.00 WIB.

Tampak jalan raya Pemda Tigaraksa tergenangi air hujan.

Curah hujan yang cukup tinggi pun membuat sebagian jalan raya Pemda Tigaraksa tergenang.

Pantauan TangerangNews, genangan itu sempat menyulitkan pengendara roda dua melintas. Bahkan, terpantau beberapa sepeda motor mogok.

Namun, hujan dianggap menjadi berkah oleh warga setempat setelah kemarau cukup panjang.

Baca Juga :

"Alhamdulilah, akhirnya turun hujan," ujar Ahmad, warga perumahan PWS, Tigaraksa.

Ia berharap, hujan dengan intensitas serupa terus mengguyur wilayah tersebut.

"Ini hujan pertama yang deras, sebelumnya juga pernah turun hujan, hanya sebentar dan tidak deras. Malam ini sudah sejam dan deras sekali," tambahnya.

Hingga berita ini ditulis pukul 19.00 WIB, hujan masih berlangsung.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

NASIONAL
UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

Rabu, 22 April 2026 | 19:15

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill