Connect With Us

Sekda Buka Bimtek Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Maya Sahurina | Kamis, 5 September 2019 | 18:36

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) pencegahan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba, di Gedung Bola Sundul Pusat Pemerntahan Kabupaten Tangerang. Kamis, (5/9/2019) (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda)Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Bimbingan Teknis (Bintek) pencegahan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba. Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Bola Sundul Pusat Pemerntahan Kabupaten Tangerang. Kamis, (5/9/2019)

Sekda dalam sambutannya mengatakan, pada saat ini, masalah narkoba sudah merambah ke semua lapisan masyarakat. Hampir semua tempat sudah terkena, begitu pula hampir semua generasi sudah banyak yang menjadi pengguna. Penyebarannya sudah hampir tak bisa dicegah, mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Dengan Bintek ini kita berharap bersama-sama mencegah agar generasi muda kita terbebas dari jeratan narkoba secara masif," ungkap Sekda.

Penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa. Lanjut sekda, karena dampak buruk dan bahaya penyalahgunaan narkoba berakibat secara fisik, mental dan sosial ekonomi baik pada diri pemakai, lingkungan maupun masyarakat luas.

"Untuk itu kita komitmen bersama pemerintah dan masyarakat, terus berupaya keras jangan pernah memberikan ruang bagi peredaran narkoba," ujar Sekda yang memberikan komitmen bagi generasi muda di Kabupaten Tangerang.

Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi menambahkan, tujuan dan sasaran kegiatan ini mendorong tumbuh dan berkembangnya pemahaman bahaya narkoba dikalangan masyarakat. Selain itu menularkan pemahaman bagi organisasi masyarakat, agar lebih optimal melakukan pencegahan.

"Bimtek kali ini menggandeng Ormas, LSM, yang berkomitmen dalam penanggulangan pencegahan bahaya narkoba dikalangan masyarakat, agar menularkan kepada masyarakat bahaya narkoba bagi generasi muda," tutur Dedi Sutardi.

Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Brigjen Polisi Tantan Sulistiana mengatakan, secara demografi dan geografi Banten dalam kondisi darurat narkoba, mengingat akses yang sangat terbuka dimiliki Banten.

"Banten memiliki garis pantai yang mencapai 500 mil dengan akses darat menghubungkan Kepulauan Jawa dan Sumatera juga Bandara, sehingga banyak celah untuk menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan Narkoba," terangnya.

Tantan mengakui, sejumlah titik di Banten menjadi lintasan dan transit markoba, namun disebagian wilayah lain sempat ditemukan sudah menjadi wilayah produksi narkoba.

"Tangerang dan Tangsel menjadi wilayah transit juga lintasan, sedangkan di Serang dan Lebak pernah di temukan produksi Narkoba," paparnya.

Kepala BNN Banten menjelaskan dari delapan Kabupaten dan Kota yang di Banten, terdapat zona merah yang harus diwqspadai seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan berkaitan dengan peredaran narkoba.

"Dengan kemajuan wilayah di Tangerang, dibanding wilayah Barat dan Selatan Banten, maka titik rawan atau zona merah berada di Tangerang terkait peredaran narkoba," katanya.

Hal ini diakui Jendral Polisi Bintang satu ini, Tangerang sudah sangat heterogen sehingga banyak percampuran penduduk, pergaulan sosial turut andil didalamnya.

"Banyaknya pemukiman mewah dan apartemen menjadi salah satu wilayah yang rawan. Sehingga itu menjadi salah satu item yang menjadi kewaspadaan BNN dan kepolisian," ujarnya.

Dalam bimtek ini juga, turut dihadiri oleh Waka Polresta Kota AKBP Komarudin sebagai pemberi materi, dalam pematarannya orang nomor dua di Polresta Tangerang ini mengakui peredaran narkoba sudah sangat menghawatirkan.

"Dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang 19 kecamatan bisa menyumbang 222 kasus narkoba, jadi nyaris setiap hari ada satu kasus pengungkapan narkoba," tutupnya.

KAB. TANGERANG
DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:36

Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Rabu 26 Agustus 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

BANTEN
20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:41

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill