Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Tangerangerang menggelar kontes sapi ternak di Lapangan Glupang, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (26/9/2019).
Kontes ini digelar karena kebutuhan konsumsi daging khususnya sapi meningkat setiap tahunnya di kalangan masyarakat. Kebutuhan tersebut tentunya harus diimbangi dengan kualitas sapi dan sumber daya manusia unggul.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Aziz Gunawan mengatakan kontes ini untuk memilih hewan ternak yang terbaik.
"Kontes ternak sapi, untuk bisa memberikan sebuah pelayanan, bimbingan, pendampingan kepada peternak," ujarnya.
Azis menambahkan, proses penilaian sapi ini diantaranya adalah dilihat umur serta bobot berat badan sapi yang ideal serta cara pakan yang baik dan berkualitas.
"Diharapkan sapi yang berkualitas dapat diperpendek masa kelahiran, meningkatkan angka kelahiran, pemperbaiki bobot berat badan serta mengoptimalkan sumber daya manusia" tuturnya.
Lanjut Aziz ada 29 Kecamatan yang mengikuti kontes tersebut. Dengan adanya kontes ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas hewan ternak dan sumber daya manusia unggul dibidang peternakan.
"Kita ada 60 peserta, mudahan-mudahan terpilihnya sapi kontes silang dapat menaikan tingkat ekonomi masyarakat tentunya pendapatan keluarga," pungkasnya.(RMI/HRU)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGAksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews