Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Tangerangerang menggelar kontes sapi ternak di Lapangan Glupang, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (26/9/2019).
Kontes ini digelar karena kebutuhan konsumsi daging khususnya sapi meningkat setiap tahunnya di kalangan masyarakat. Kebutuhan tersebut tentunya harus diimbangi dengan kualitas sapi dan sumber daya manusia unggul.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Aziz Gunawan mengatakan kontes ini untuk memilih hewan ternak yang terbaik.
"Kontes ternak sapi, untuk bisa memberikan sebuah pelayanan, bimbingan, pendampingan kepada peternak," ujarnya.
Azis menambahkan, proses penilaian sapi ini diantaranya adalah dilihat umur serta bobot berat badan sapi yang ideal serta cara pakan yang baik dan berkualitas.
"Diharapkan sapi yang berkualitas dapat diperpendek masa kelahiran, meningkatkan angka kelahiran, pemperbaiki bobot berat badan serta mengoptimalkan sumber daya manusia" tuturnya.
Lanjut Aziz ada 29 Kecamatan yang mengikuti kontes tersebut. Dengan adanya kontes ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas hewan ternak dan sumber daya manusia unggul dibidang peternakan.
"Kita ada 60 peserta, mudahan-mudahan terpilihnya sapi kontes silang dapat menaikan tingkat ekonomi masyarakat tentunya pendapatan keluarga," pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews