Connect With Us

Cegah Pelajar ke DPR RI, Bupati Tangerang: Cukup Demo di Sekolah

Maya Sahurina | Selasa, 1 Oktober 2019 | 11:49

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Terkait banyaknya pelajar yang terjaring melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Jakarta, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta agar pelajar di Kabupaten Tangerang tidak lagi mengikuti aksi tersebut.

Zaki mengingatkan agar pelajar lebih difokuskan dalam belajar, tidak harus mengikuti aksi-aksi di jalan.

"Jangan lagi pelajar di Tangerang ikut-ikutan demo ke Jakarta. Kalau mau ikut menyampaikan aspirasi, tidak usah ke Jakarta. Cukup melalui sekolah masing-masing," Ujar Zaki, Selasa (1/10/2019).

Zaki meminta masyarakat, orang tua murid, wali murid untuk senantiasa memperhatikan dan juga memantau kegiatan anak-anaknya satu dua hari kedepan ini.

"Saya minta perhatikan gerak gerik anak didik kita selama dua hari kedepan. Hal ini untuk menghindari aksi-aksi mereka yang berujung tindakan tidak diinginkan," katanya.

Lanjut Zaki, pihaknya akan terus bekoordinasi dengan pihak sekolah dan pengamanan untuk melakukan penyekatan atau pencegahan keberangkatan massa, terutama para pelajar yang akan melakukan aksi unjuk rasa menuju Jakarta.

"Ada beberapa antisipasi yang kita lakukan, bukan hanya imbauan saja, tapi ada pencegahan yang dilakukan di setiap wilayah perbatasan. Dalam hal ini, kita koordinasi dengan pihak TNI-Polri atau satuan pengamanan lainnya. Untuk di sekolah, tidak henti-hentinya saya ingatkan ke setiap guru serta kepala sekolah agar selalu awasi anak didiknya," ungkapnya.

Sebelumnya, ratusan pelajar di wilayah Tangerang harus diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan hendak berangkat menuju Gedung DPR RI.

Sayangnya, para pelajar ini pun tidak mengetahui tujuan mereka untuk berangkat ke Jakarta. Bahkan diakui para pelajar tersebu hanya sebatas ikut-ikutan saja.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill