Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:40
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TANGERANGNEWS.com-Terkait banyaknya pelajar yang terjaring melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Jakarta, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta agar pelajar di Kabupaten Tangerang tidak lagi mengikuti aksi tersebut.
Zaki mengingatkan agar pelajar lebih difokuskan dalam belajar, tidak harus mengikuti aksi-aksi di jalan.
"Jangan lagi pelajar di Tangerang ikut-ikutan demo ke Jakarta. Kalau mau ikut menyampaikan aspirasi, tidak usah ke Jakarta. Cukup melalui sekolah masing-masing," Ujar Zaki, Selasa (1/10/2019).
Zaki meminta masyarakat, orang tua murid, wali murid untuk senantiasa memperhatikan dan juga memantau kegiatan anak-anaknya satu dua hari kedepan ini.
"Saya minta perhatikan gerak gerik anak didik kita selama dua hari kedepan. Hal ini untuk menghindari aksi-aksi mereka yang berujung tindakan tidak diinginkan," katanya.
Lanjut Zaki, pihaknya akan terus bekoordinasi dengan pihak sekolah dan pengamanan untuk melakukan penyekatan atau pencegahan keberangkatan massa, terutama para pelajar yang akan melakukan aksi unjuk rasa menuju Jakarta.
"Ada beberapa antisipasi yang kita lakukan, bukan hanya imbauan saja, tapi ada pencegahan yang dilakukan di setiap wilayah perbatasan. Dalam hal ini, kita koordinasi dengan pihak TNI-Polri atau satuan pengamanan lainnya. Untuk di sekolah, tidak henti-hentinya saya ingatkan ke setiap guru serta kepala sekolah agar selalu awasi anak didiknya," ungkapnya.
Sebelumnya, ratusan pelajar di wilayah Tangerang harus diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan hendak berangkat menuju Gedung DPR RI.
Sayangnya, para pelajar ini pun tidak mengetahui tujuan mereka untuk berangkat ke Jakarta. Bahkan diakui para pelajar tersebu hanya sebatas ikut-ikutan saja.(RAZ/HRU)
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TODAY TAGPersita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 1.387 hektare area persawahan terdampak banjir. Dari Jumlah tersebut, sekitar 194,5 hektare di antaranya mengalami puso atau gagal panen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews