Tantang Pengkritik, Prabowo Mau Tonton Kumpulan Video yang Hina MBG Tiap Malam
Jumat, 13 Februari 2026 | 12:27
Presiden Prabowo Subianto merespons berbagai sindiran dan tudingan yang dialamatkan kepada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat khusunya kaum milenial untuk menggunakan teknologi dengan bijak.
"Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi, ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan, dalam pengembangan sumber daya serta daya saing," ujar Zaki dalam sambutannya, Senin (28/10/2019).

Lanjut Zaki, perkembangan saat ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang didapat harus bisa dipilah.

Baca Juga :
"Perkembangan teknologi, baik dari penggunaannya mulai dari adanya pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme, juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif, dalam berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Bupati berharap, agar kaum milenial dapat memegang komitmen sumpah pemuda, sehingga dapat bersaing dalam bentuk apapun, tentunya dalam hal yang posistif.
"Pemuda milenial tetap berpegang pada adat budaya tradisi bangsa Indonesia, yang dikarunia luar biasa keragaman suku, budaya. Ini jadi satu kekuatan kita, makanya sumpah pemuda ini merupakan perekat. Harus dipegang pemuda sekarang," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Presiden Prabowo Subianto merespons berbagai sindiran dan tudingan yang dialamatkan kepada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGTimnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu
Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews