Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat khusunya kaum milenial untuk menggunakan teknologi dengan bijak.
"Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi, ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan, dalam pengembangan sumber daya serta daya saing," ujar Zaki dalam sambutannya, Senin (28/10/2019).

Lanjut Zaki, perkembangan saat ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang didapat harus bisa dipilah.

Baca Juga :
"Perkembangan teknologi, baik dari penggunaannya mulai dari adanya pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme, juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif, dalam berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Bupati berharap, agar kaum milenial dapat memegang komitmen sumpah pemuda, sehingga dapat bersaing dalam bentuk apapun, tentunya dalam hal yang posistif.
"Pemuda milenial tetap berpegang pada adat budaya tradisi bangsa Indonesia, yang dikarunia luar biasa keragaman suku, budaya. Ini jadi satu kekuatan kita, makanya sumpah pemuda ini merupakan perekat. Harus dipegang pemuda sekarang," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGInsiden kebakaran gudang bahan kimia di Pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga mencemari Sungai Cisadane kini berbuntut panjang. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Senayan.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews