Connect With Us

PDIP Ingatkan Pemuda Tangerang Ancaman Radikalisme

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 27 Oktober 2019 | 18:06

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang menggelar Diskusi Kepemudaan dalam rangka peringatan 91 tahun Hari Sumpah Pemuda, di Pakons Hotel, Kota Tangerang, Minggu (27/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang menggelar Diskusi Kepemudaan dalam rangka peringatan 91 tahun Hari Sumpah Pemuda.

Diskusi yang berlangsung di Pakons Hotel, Kota Tangerang ini bertemakan peran dan tantangan pemuda dalam menghadapi ancaman radikalisme, Minggu (27/10/2019).

Ketua DPC PDI Perjuangan Gatot Wibowo mengatakan, diskusi digelar sebagai bentuk kepedulian partai berlambang banteng ini kepada para pemuda, untuk menambah wawasan kebangsaan dalam menghadapi ancaman radikalisme.

"Semoga ini bisa menambah wawasan, karena setiap persoalan pasti ada solusinya. Jangan sampai kita cakar-cakaran hingga merusak persatuan NKRI," ujarnya dalam diskusi yang dihadiri para pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat dan BEM se-Kota Tangerang.

Menurut Gatot, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi ujian dalam mempertahankan persatuan NKRI. Gatot menyebut, berbagai macam cara dilakukan kelompok-kelompok ekstrem untuk mengubah ideologi Pancasila dengan pemahamam radikalisme.

Gatot menjelaskan, pemuda harus mengambil peran untuk menghadapi persoalan bangsa dengan menghindari isu-isu tentang suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Kami berharap kepada pemuda bila ada isu-isu persoalan bangsa, tolong dicek kebenaran informasinya, disaring lebih dalam, jangan langsung membenarkan. Jadi, pemuda hari ini harus lebih cerdas dalam menyaring informasi," paparnya.

Gatot yang menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang juga menuturkan, pemerintah pun harus meningkatkan pendidikan kebangsaan, termasuk dengan mengembalikan kurikulum Pendidikan Moral Pancasila (PMP) pada sekolah-sekolah, bahkan hingga perguruan tinggi.

"Jadi, sebenarnya memang wawasan kebangsaan harus ditanamkan sejak dini," ucapnya.

Sekretaris Badan Diklat DPP PDI Perjuangan Ananta Wahana mengungkapkan, pihaknya tak main-main dalam menanggulangi radikalisme yang dapat merusak eksistensi bangsa Indonesia.

Menurut Anggota DPR RI ini, PDI Perjuangan akan membentuk Tim Satgas Radikalisme. "Kami sudah diskusikan dan akan membentuknya, karena PDIP serius menanggulangi ini," katanya.

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan mengatakan, pemuda di Kota Tangerang harus diberdayakan. Pasalnya, salah satu pemicu munculnya radikalisme adalah desakan pengangguran, sehingga pemuda harus difasilitasi.

"Maka, kami adakan Milenial Expo 2019. Para pemuda harus memanfaatkan even yang tersedia lowongan pekerjaan dari 10 perusahaan ternama. Kami juga mendorong pemuda menjadi kreatif dan inovatif," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill