Connect With Us

Begini Pengakuan Pedagang Jengkol yang Jual Senpi di Pasar Kemis

Maya Sahurina | Selasa, 24 Desember 2019 | 17:50

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Idradi saat menginterogasi tersangka yang berinisial EC, 43, yang menjual senjata api rakitan sendiri. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dua tahun lamanya EC, 43, warga Kecamatan Pasar Kemis melakoni usaha terlarangnya. Ia merakit senjata api untuk kembali dijual melalui aplikasi jual-beli daring ( online ).

Warga Perumahan Bumi Asri, Pasar Kemis itu pun diciduk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang pekan kemarin di rumahnya. 

Dari rumah tersangka, polisi mengamankan 11 pucuk senpi yang sudah di-upgrade dari air softgun, 5 pucuk air softgun milik tersangka dan 372 butir peluru tajam.

Kepada awak media, EC yang dalam melakukan aksinya bekerjasama dengan JEP, operator mesin bubut di salah satu bengkel bubut di Cikupa mengaku sudah dua tahun menjalankan operasinya.

BACA JUGA:

"Awalnya saya coba-coba. Setahun saya belajar sendiri, setahun kemudian terima orderan," kata pria yang sempat bercucuran keringat saat ungkap kasus tersebut di Mapolresta Tangerang, Selasa (24/12/2019).

Tersangka mengaku mendapatkan keahlian merakit senjata api itu dari belajar sendiri melalui aplikasi sosial media. Proses belajar itu berlangsung selama setahun.

"Selama setahun itu saya belajar dari YouTobe. Lalu, saya buka toko online terima orderan upgrade dan jual," tambahnya.

Ia juga mengaku, melakukan aksinya hanya berdua bersama tersangka JEP. Namun, polisi masih mendalami keterlibatan pelaku lainnya dalam kasus tersebut.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Idradi mengimbau masyarakat untuk tidak semborono memiliki senjata api tanpa izin dari yang berwenang. Karena, kata dia, kepemilikan dan penggunaan senjata api diatur oleh hukum.

"Apabila ada tawaran, baik via online , atau melalui mulut ke mulut yang bersedia meng-upgrade dan penjual senjata api, tolong informasikan ke kami untuk kami ungkap," katanya.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill