Connect With Us

Rakit Airsoft Gun Jadi Senpi, Karyawan BUMN Ditangkap Polresta Tangerang

Maya Sahurina | Selasa, 28 Januari 2020 | 13:21

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam, bersama anggotanya saat menunjukan barang bukti airsof gun senjata api (Senpi) rakitan ilegal. (TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-PAG, 50, ditangkap aparat Polresta Tangerang karena merakit dan menjual senjata api (Senpi) ilegal.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan BUMN pabrik gula di Tegal ini ternyata memodifikasi airsof gun (senjata replika) menjadi senpi sungguhan.

PAG melakukan aksinya bersama dua rekannya EC dan JP, warga Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Praktek ilegal ini sudah dilakukan selama 6 bulan di sebuah rumah di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Ketiga pelaku ini melakukan penjualanya dengan menerima pesanan dan dikirim melalui kantor pos. Mereka tidak hanya menerima pesanan dari orang luar saja, namun juga ke teman terdekat.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam, bersama anggotanya saat menunjukan barang bukti airsof gun senjata api (Senpi) rakitan ilegal.

"Mereka menjual amunisi berupa peluru berbagai jenis. Selain itu juga juga menerima orderan yang mengubah air softgun menjadi senpi dengan ongkos Rp4 juta per senpi," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam, di Mapolresta Tangerang, Selasa (28/1/2020).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam, bersama anggotanya saat menunjukan barang bukti airsof gun senjata api (Senpi) rakitan ilegal.

Kapolres menjelaskan, terungkapnya  kasus ini berawal dari tertangkapnya EC dan JP di Pasar Kemis, karena kedapatan memiliki senpi rakitan, beberapa waktu lalu. Kasus ini lalu dikembangkan hingga diketahui asal perakitannya di Tegal.

"Kita pun berhasil menangkap PAG tanpa perlawanan," jelasnnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam, bersama anggotanya saat menunjukan barang bukti airsof gun senjata api (Senpi) rakitan ilegal.

Kepada petugas, pelaku mengaku telah mendapatkan izin dari pihak yang berwenang. "Namun sampai hari ini, dia belum dapat izin apapun dari aparat berwenang," kata Kapolres.

Barang bukti yang didapat petugas dari pengungkapan tersebut berupa 4 pucuk senpi jenis Mayer dan Revolver tipe Saw hasil modifikasi dari airsoft gun dan 34 senjata replika yang akan diproses.

"Kami juga mengamankan 1.105 amunisi kaliber 9 mm, 32  jenis peluru tajam, kaliber 22 peluru tajam dan 22 peluru hampa, serta ada juga kaliber 5,56 peluru tajam. Total ada 1105 amunisi," ujar Kapolres.

Para pelaku dijerat Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Tahun 1951 UU tentang kepemilikan senjata api tanpa hak, dengan ancaman hukuman maksimal hukaman mati atau 20 tahun penjara.

Kapolres menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan atau memodifikasi senjata api.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:45

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berdampak pada penurunan intensitas curah hujan.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

KAB. TANGERANG
Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:20

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menambah unit perahu karet guna mempercepat penanganan evakuasi warga yang terdampak banjir.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill