Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Dua perampok bersenjata menyatroni minimarket 212 Mart, di Jalan Pajajaran Raya, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (4/10/2018) malam. Mereka menggasak uang hasil penjualan dan barang-barang minimarket
Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua, AKP Mukmin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.40 WIB. Satu pelaku masuk ke dalam toko, sementara satu orang lainnya berada di parkiran untuk mengawasi situasi sekitar.
Setelah mengunpulkan barang-barang ke keranjang, pelaku yang di dalam toko memanggil rekannya untuk masuk dan menodongkan senjata mirip senjata api dan celurit. Kemudian mereka memaksa pegawai toko untuk memberikan uang di mesin kasir.
"Mirip senjata api, tapi diduga kuat hanya korek api," ujarnya saat dihubungi TangerangNews.com, Jumat (5/10/2018).
Lanjut Mukmin, pihaknya sudah mengecek rekaman CCTV dari minimarket tersebut dan sedang mengejar para pelaku.
"Kerugian sekitar Rp2 juta, tapi kami minta pihak toko untuk mendata apa saja yang hilang," tambahnya.
Masih kata Mukmin, dua pelaku ini hampir diamankan warga setelah ditabrak oleh ojek online. Namun mereka akhirnya berhasil melarikan diri dan membawa uang tunai hasil curiannya. "Kami sudah kantongi ciri-ciri pelaku," tandasnya.(RAZ/RGI)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews