Connect With Us

Sebulan Terjadi 12 Kasus, Anak-anak di Tangerang Rawan “Dimangsa” Penjahat

Maya Sahurina | Jumat, 31 Januari 2020 | 20:58

Barang bukti kasus pedofilia terhadap 4 anak yang dilakukan SU, 22, saat ungkap kasus di Mapolsek Balaraja, Sabtu (31/1/2020). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Empat anak di bawah umur menjadi korban pedofilia yang dilakukan SU, 22, di Balaraja. Kasus tersebut berentetan dengan yang terjadi di Cikupa, dimana seorang pelajar SMP menjadi korban pencabulan yang dilakukan pelatih olahraga futsal di sekolahnya.

Sementara, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang mencatat, pada awal tahun 2020 saja, sudah ada 12 laporan yang diterima instansi tersebut. 

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada DP3A Kabupaten Tangerang, Ratnawati menyebutkan, 12 kasus kekerasan terhadap anak itu didominasi pelecehan seksual..

 "Dari 12 kasus yang sudah dilaporkan, sebagian besar korbannya adalah anak di bawah umur dengan rata-rata kasus adalah pelecehan seksual,” kata Ratnawati, Jumat (31/1/2020).

“Cukup banyak memang, terjadi di wilayah Rajeg dan yang sekarang itu di Cikupa," tambahnya.

Ditanya soal upaya instansinya menanggulangi masalah ini, Ratnawati mengatakan pihaknya gencar melakukan sosialisasi bersama relawan. 

"Kami terus sosialisasi ke masyarakat karena pencegahannya memang harus melibatkan semua unsur," katanya

Sementara itu, Kabid Pengaduan dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tangerang,  Hari Santoso mengatakan, proses penanganan hukum pada kasus anak di bawah umur bisa berjalan sesuai hak mereka sebagai anak, untuk itu LPA menyediakan pendampingan bantuan hukum. 

Ia mengimbau, masyarakat  tak segan melapor jika di lingkungannya terjadi kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak sebagai korban.

"Tapi memang saya lihat sekarang ini korban sudah berani untuk melapor tidak seperti dulu yang menganggap kasus kekerasan seperti ini sebagai aib," kata Hari. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill